PJ. Sekda Hadiri Serah Terima Dokumen Penyelesaian Lahan Sengketa KoperasiI BSL Dengan PT. KAL

.Pj Sekretaris Daerah Ketapang, Drs. Heronimus Tanam, ME saat menghadiri serah terima dokumen penyelesaian sengketa antara Koperasi Bina Satong Lestari (BSL) dengan PT KAL
.Pj Sekretaris Daerah Ketapang, Drs. Heronimus Tanam, ME saat menghadiri serah terima dokumen penyelesaian sengketa antara Koperasi Bina Satong Lestari (BSL) dengan PT KAL

KETAPANGNEWS.COM – Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Drs. Heronimus Tanam, ME menghadiri acara serah terima dokumen penyelesaian sengketa antara Koperasi Bina Satong Lestari (BSL) dengan PT KAL, di Dusun Impala Desa Kuala Satong Kecamatan Matan Hilir Utara Selasa (17/11/2020).

Pj. Sekda bangga dengan Koperasi Bina Satong Lestari (BSL) dengan PT KAL karena mampu menyelesaikan sengketa dengan cara yang elegan.

“Saya bangga, karena biasanya kami diundang masyarakat untuk memfasilitasi dalam hal penyelesaian sengketa, namun hari ini kami diundang, masalahnya sudah selesai,” ucap Pj. Sekda

Beliau menyatakan, setiap permasalahan akan dapat terselesaikan dengan komunikasi yang baik. Apalagi sengketa yang tejadi antara masyarakat dengan perkebunan kelapa sawit. Perlu kesabaran dan biasanya memang memakan waktu yang relatif lama, tapi hasilnya akan baik untuk semua.

“Dengan berunding, dengan komunikasi semua bisa terjadi, tinggal lambat launnya. Kalau urusan sawit, inikan tidak sebentar. Untuk nunggu buah pasir saja empat tahun. Artinya sabarnya empat tahun, nunggu pembagiankan banyak lagi yang harus dihitung. Sawit ini perlu sabar,” tuturnya.

Pj Sekda berharap, Ketua koperasi dan pengurus koperasi tetap membina anggotanya. Ia menyebut, pendidikan koperasi tak cukup hanya satu dua kali.

“Dinas koperasi juga saya ingatkan, kita harus membina. Karena masalah pasti akan ada kedepan. Ini perlu diprogramkan.” ucapnya

Lebih lanjut Pj. Sekda menerangkan, pengurus Koperasi seharusnya memberikan pertanggungjawaban kepada anggota setiap tahun, oleh karena itu, menurutnya kita jangan sampai ketika menjelang pergantian pengurus, baru diaadakan rapat empat tahunan.

Pj. Sekda juga berharap, ketika muncul persoalan antara mitra dengan pihak perusahaan, seharusnya diselesaikan secara kolektif koperasi melalui pengurus. Pihak koperasi harus satu suara, karena pengurus bertangungjawab menyampaikan persoalan anggota kepada perusahaan. (Adv/Jay).

Leave a Reply

Your email address will not be published.