Imigrasi Ketapang Sosialisasikan Aturan Baru Izin Tinggal Kepada Perwakilan Perusahaan

IMG-20200904-WA0014
Poto bersama dalam kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI terkait Sosialisasi Peraturan atau Kebijakan Teknis di bidang Izin Tinggal dan Status Keimigrasian.

KETAPANGNEWS.COM- Kantor wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Barat melalui Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Ketapang melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Peraturan atau Kebijakan Teknis di bidang Izin Tinggal dan Status Keimigrasian.

Kegiatan yang bertemakan “Layanan Izin Tinggal Keimigrasian di Masa Tatanan Kehidupan Baru” bertempat di Nevada Hotel Ketapang, Kamis (03/09/2020) kemarin, dihadiri Perwakilan Perusahaan dan Organisasi atau yayasan yang berada di Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara.

Acara tersebut dibuka secara resmi Kepala Subseksi Teknologi Informasi, Intelejen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Ketapang, Dhani Saputra.

Dalam sambutannya Dhani Saputra menyampaikan, bahwa tujuan diadakannya Sosialisasi Keimigrasian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman terkait Izin Tinggal Keimigrasian sekaligus menyamakan persepsi dan perspektif terhadap Peraturan atau Kebijakan Teknis Ditjen Imigrasi di Masa Tatanan Kehidupan baru saat ini.

Sementara Analis Keimigrasian Pertama Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Ketapang Sumanggam Wahyu selaku narasumber dalam pemaparannya menjelaskan bahwa setiap Warga Negara Asing yang berada di wilayah Indonesia wajib memiliki Izin Tinggal yang masih berlaku dan sesuai dengan peruntukannya sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang No. 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian.

Dengan kegiatan sosialisasi ini diharapkan seluruh pihak pengguna tenaga asing, baik perusahaan, organisasi maupun yayasan yang berada di wilayah Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara dapat selalu mengikuti perkembangan peraturan terkait dengan Layanan Izin Tinggal Keimigrasin di Masa Tatanan Kehidupan Baru.(Jay)

Leave a Reply

Your email address will not be published.