Melawan Saat Ditangkap, Pelaku Curanmor Dihadiahi Timah Panas

Pelaku Sesali Perbuatan

Pelaku Kejahatan
Para pelaku kejahatan (baju merah) ketika dihadirkan dalam konperensi pers pengungkapan sejumlah kasus, Selasa (3/3).

KETAPANGNEWS.COM – Kepolisian Resort (Polres) Ketapang menggelar press release pengungkapan beberapa kasus tindak pidana, termasuk kasus pencurian sepeda motor yang dilakukan tersangka Adianto (39), Selasa (3/3).

Tersangka Adianto, ketika diwawancarai mengaku menyesal dan terpaksa melakukan tindakan tersebut karena memenuhi kebutuhan untuk kehidupan sehari-hari.

Saat dikonfirmasi, tersangka mengatakan, dirinya baru melakukan aksi pencurian di tahun 2020. Sasaran pencuriannya yaitu motor-motor yang tidak dikunci stang serta kunci yang masih melekat di kendaraan.

“Saya melakukan pencurian baru di tahun ini. Total keseluruhan yang saya curi sebanya sepuluh unit sepeda motor,” katanya, di halaman Mapolres, Selasa (3/3).

Menurutnya, 10 unit sepeda motor yang berhasil dicuri hanya diseputaran kota Ketapang dengan modus operandi mencari kendaraan-kendaraan terparkir dengan kunci masih melekat di motor.

“Kita lewat, terus kalau ada motor yang kuncinya melekat langsung diambil. Termasu 10 unit hasil curian itu,” jelas dia.

Untuk mengelabui pemilik atau menghilangkan jejak, ia mengaku selalu mengubah hasil curian. Satu diantaranya dengan menggangi plat kendaraan hingga pengecatan.

“Sebelum dijual kita cat dan ganti KB dulu. Kemudian baru dijual, harga per unitnya Rp2 juta sampai Rp2,5 juta,” ujarnya.

Atas perbutan itu, dirinya sangat menyesal. Selain mendapat ganjaran hukum, ia juga terpaksa harus berpisah dengan keluarganya.
“Saya sudah menikah, keseharian saya kerja mebel,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Ketapang, AKBP RS Handoyo melalui Waka Polres, Kompol Pulung Wietono menyebutkan, pihaknya tidak akan pernah takut dan berhenti untuk mengungkap kasus-kasus kejahatan di Ketapang, termasuk pelaku pencurian sepeda motor.

“Kami tidak akan berhenti, kami akan terus mengungkap kasus kejahatan. Tentunya semua harus dengan bantuan dan peran aktif masyarakat,” sebut Pulung Wietono.

Pelaku Ado sendiri, terpaksa di lumpuhkan dengan tembakan pada bagian kaki kanan. Pasalnya mencoba melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

Setelah diamankan dan dilakukan pengembangan, diketahui bahwa pelaku telah melakukan beberapa kali pencurian dengan total barang bukti 10 unit sepeda motor.

“Modusnya pelaku mencari sepeda motor yang terparkir masih dengan kunci melekat. Pelaku kita jerat pasal 363 KHUP dengan ancaman mamsimal 7 tahun penjara,” tuturnya.

Ia mengimbau, kepada masyarakat Ketapang agar waspada dengan tidak meninggalkan kunci kendaraan terarkir. Kemudian jangan mudah tergiur membeli kendaraan harga rendah, sedangkandokumen surat menyurat kendaraan itu tidak lengkap.

“Kalau ada jual harga murah tanpa ada dokumen, masyarakat bisa menghubungi polisi untuk memastikan kebenaran kendaraan tersebut,” tutupnya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.