Beri Penghormatan, Tiga Naga Sambangi Rumah Mantan Bupati Henrikus

IMG-20200209-WA0029Naga menyambangi mantan Bupati Ketapang Drs Henrikus M.Si di Jalan KH Mansyur melakukan pamitan dan penghormatan terakhir.

KETAPANGNEWS.COM – Sebelum melaksanakan prosesi ritual pembakaran naga ( replika) Tahun Baru Imlek 2571/2020 Perayaan Imlek dan Cap Goh Meh. Tiga naga Minggu ( 9/2 ) siang menyambangi kediaman mantan Bupati Ketapang Drs Henrikus M.Si di Jalan KH Mansyur melakukan pamitan dan penghormatan terakhir.

Minggu ( 9/2) sore replika naga dari berbagai yayasan di Ketapang tersebut melaksanakan ritual tutup mata dan naga-naga akan dibakar di TPU Payak Kumang bertujuan untuk mengembalikan roh naga yang berada di dalam replika kembali menuju kayangan.

IMG-20200209-WA0033
Mantan Bupati Ketapang Henrikus bersama keluarga berpoto bersama naga.

Henrikus Mantan Bupati Ketapang ini juga merayakan Imlek, karena ibunya warga Tioghoa. Seperti biasa, kedatangan Naga ini disambut langsung Henrikus bersama istri Riniwati Henrikus dan keluarga besarnya.

Henrikus mengatakan even arakkan naga merupakan kegiatan budaya tahunan yang digelar warga Tionghoa dari beberapa yayasan yang ada di Kabupaten Ketapang.

“Kegiatan ini untuk melestarikan adat istiadat dan budaya Tionghoa serta menunjukkan keberagaman budaya yang ada di kabupaten Ketapang. Ini sangat bagus sekali,” ucap Henrikus, Minggu (9/2).

Keberagaman budaya, kata Henrikus di Kabupaten Ketapang ini merupakan aset-aset daerah untuk memajukan kota Ketapang kearah yang lebih baik.

Henrikus menuturkan, masyarakat Ketapang dengan latar belakang adat istiadat dan budaya yang beragam merupakan khasanah yang indah untuk menyatukan masyarakat yang harmonis.

IMG-20200209-WA0050
Mantan Bupati Ketapang Henrikus bersama keluarga berpoto bersama naga.

Henrikus mengajak seluruh masyarakat Ketapang untuk terus menerus memperat silahturahim serta membangun persaudaraan diantara keberagaman budaya dan adat istiadat yang ada di Kabupaten Ketapang.

“Tahun baru Imlek dan Cap Go Meh sebagai momentum yang tepat untuk melakukan intropeksi diri. Saya setiap tahun merayakan Imlek karena ibu saya Tionghoa,” ungkap Henrikus.

Henrikus beserta keluarga besarnya mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh kepada seluruh masyarakat yang merayakannya.

“Semoga kita semua semakin baik lagi menjalani tahun- tahun yang akan datang,” ucap Henrikus.(Jay)

Leave a Reply

Your email address will not be published.