Sholeh Serap Beragam Aspirasi Masyarakat Dapil VI

Reses Dewan
Pelaksanaan Reses Anggota DPRD Dapil VI di Kecamatan Matan Hilir Selatan.

KETAPANGNEWS.COM—Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ketapang Fraksi Partai Golkar, Achmad Sholeh ST Msos melakukan Reses masa persidangan kedua tahun 2019/2020 di tiga Kecamatan Daerah Pemilihan (Dapil) VI. Reses dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat itu berlangsung sejak 14 hingga 18 Januari 2020 kemarin.

Pada kegiatan di Kecamatan Benua Kayong dan Matan Hilir Selatan (MHS) dihadiri masing-masing perwakilan setiap Desa. Sedangkan Kecamatan Kendawangan, Sholeh memfokuskan hanya tiga Desa meliputi Desa Selimatan Jaya, Suka Harapan dan Suka Damai yang dijadikan satu titik pertemuan.

Dalam Reses di tiga Kecamatan, Sholeh mengaku jika rata-rata masyarakat mengaspirasikan pembangunan jalan. Mereka menilai jalan merupakan kebutuhan pokok yang dapat menunjang perekonomian. “Secara keseluruhan banyak menyuarakan pembangunan jalan,” ungkap Sholeh, Kamis (23/1) kepada Ketapangnews.

Selain menerima masukan, dia juga menyerap berbagai ragam keluhan berbeda dari masyarakat Dapil VI. Misalnya di Kecamatan MHS yang mempertanyakan kejelasan bangunan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Sungai Tapah.

Kata dia, warga sangat menyayangkan tidak berfungsinya bangunan PDAM yang banyak menelan anggaran. Sementara air tidak kunjung mengalir, belum lagi bagian-bagian mesin sudah hilang dan mulai rusak.

“Kemudian khusus masyarakat Desa Pesaguaan Kanan dan Harapan Baru juga mempertanyakan tentang keberadaan Perusahaan Sawit PT Prana Indah Gemilang yang sampai sekarang tidak ada aktivitas,” kata Ketua Komisi IV DPRD Ketapang ini.

Sementara untuk kegiatan Reses tiga Desa di Kecamatan Kendawangan,  masyarakat mengeluhkan Jalan Sungai Gantang – Simpang Kelampai yang semakin hari terus memburuk. Masyarakat meminta Pemerintah Kalimantan Barat secepatnya memperbaiki akses utama ke Desa mereka.

“Dari yang saya tangkap, mereka menagih janji kampanye Gubernur Kalbar saat berkampanye di Kecamatan Singkup. Mereka bilang saat itu Pak Gubernur janji memperbaiki Jalan Sungai Gantang – Simpang Kelampai apabila terpilih,” tuturnya.

Tidak hanya infrastruktur, masyarakat tiga Desa tersebut juga meminta bantuan kepadanya untuk mengurus Sertifikat eks Benua Indah. Berdasarkan pengakuan mereka, hingga kini belum memegang Sertifikat Hak Milik (SHM).

“Intinya mereka berharap dengan adanya Reses Anggota DPRD Kabupaten Ketapang bisa membantu mengusahakan sertifikat. Sebagai salah satu Dewan asal Dapil VI, saya pribadi akan membantu pendampingan semaksimal mungkin,” pungkas Ketua Paguyuban Jawa itu.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.