Ratusan Karyawan PT WHW Bantu Persediaan Darah Untuk Empat Rumah Sakit di Ketapang

Menyambut Tahun Baru 2020

IMG-20191218-WA0040
Camat Kendawangan Rahmad Rohendi didampingi Liu Bangxing Perwakilan General Manager Site PT Well Harvest Winning (WHW) mengunjungi Karyawan PT WHW yang mengikuti kegiatan donor darah di Klinik PT WHW Rabu (18/12/2019).

KETAPANGNEWS.COM- Ratusan Karyawan PT Well Harvest Winning (WHW) mengikuti aksi bakti sosial donor darah dalam menyambut Tahun Baru 2020 di Klinik PT WHW yang berlokasi di Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Rabu (18/12/2019).

Dengan mengusung tema “Bersama Sumbangkan Kebaikan, Bersama Raih Kesuksesan Tahun Baru 2020” Karyawan PT WHW ingin membuktikan cinta mereka terhadap sesama dengan membantu persediaan darah untuk kebutuhan empat rumah sakit di
Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Kepala Unit Transfusi Darah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Agoesdjam Ketapang – Enny, dr SpPK(K), mengatakan Kabupaten Ketapang sedikitnya membutuhkan sedikitnya 400 kantong darah setiap bulan untuk disalurkan ke RSUD Dr. Agoesdjam, Rumah Sakit Fatima, Rumah Sakit Ibu dan Anak Permata Bunda, dan RSUD
Sultan Muhammad Jamaludin.

Liu Bangxing sebagai Perwakilan General Manager Site PT Well Harvest Winning mengatakan kegiatan ini dilakukan perseoran untuk memberikan bantuan kantong darah bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan
di Kabupaten Ketapang, khususnya bagi para pasien yang sedang membutuhkan donor darah dalam perawatan di rumah sakit.

” Kami selalu berkomitmen untuk selalu siap membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan untuk membantu masyarakat luas sebagai bukti cinta kami terhadap sesama”, ujar Liu Bangxing.

Menurut Camat Kendawangan, Rahmad Rohendi, kegiatan bakti sosial seperti ini berdampak sangat signifikan bagi Masyarakat Ketapang.

” Kami memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada Managemen PT WHW yang telah melaksanakan kegiatan donor darah ini, yang nantinya dapat memberikan sumbangan besar terhadap rumah sakit di Kabupaten Ketapang, dimana banyak pasien yang akan terbantu dengan adanya persediaan kantong darah hasil dari kegiatan sosial PT WHW ,” tegas Rahmad Rohendi.

IMG-20191218-WA0038
Karyawan PT WHW yang mengikuti kegiatan donor darah di Klinik PT WHW, Rabu (18/12/2019). Aksi donor darah ini bekerjasama dengan Unit Transfusi Darah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Agoesdjam Ketapang untuk disalurkan ke empat rumah sakit di Ketapang.

Sementara Seno Ario Wibowo sebagai salah satu dari ratusan Karyawan PT WHW yang mengikuti kegiatan donor darah ini mengatakan sangat senang mendonorkan darahnya karena bisa berkontribusi nyata ke masyarakat luas.

“Saya sangat senang dengan adanya kegiatan donor darah ini karena memberikan kesempatan bagi kami secara pribadi untuk dapat membantu masyarakat di Kabupaten Ketapang, khususnya membantu ketersediaan persediaan darah bagi rumah sakit, sekaligus berdampak untuk memberikan kesegaran dan kesehatan bagi tubuh saya”, kata Seno Ario Wibowo.

Tentang PT WHW

PT Well Harvest Winning (WHW) merupakan perusahaan yang bergerak dalam pengolahan dan pemurnian alumina yang berlokasi di Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. PT WHW merupakan Smelter Grade Alumina (SGA) refinery pertama di Indonesia dan terbesar di Asia Tenggara dengan kapasitas 1 juta ton alumina per tahun. Guna menunjang operasional pabrik, PT WHW juga memiliki sejumlah fasilitas penunjang berupa Pembangkit Listrik Tenaga Uap, terminal khusus kegiatan bongkar muat berstandar internasional, dan komplek hunian karyawan berkapasitas ribuan orang.

Dengan memiliki visi menjadi perusahaan produsen alumina dengan standar operasi kelas dunia dan kinerja tinggi, PT WHW yakin akan memberikan nilai tambah bagi Indonesia dengan bisnis yang panjang dan berkelanjutan, mengembangkan sumber daya lokal yang berkompetensi tinggi, dan perusahaan yang mengutamakan keselamatan pekerja, lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Hal tersebut sesuai dengan upaya dan mendukung konsep hilirisasi yang diamanatkan Pemerintah Indonesia melalui UU No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, yakni dengan adanya proses pengolahan dan pemurnian bijih mineral di dalam negeri akan memberikan nilai tambah yang lebih untuk setiap jenis mineral.( Jay).

Leave a Reply

Your email address will not be published.