PB HMI Imbau Jajarannya Tidak Terprovokasi Bertindak Anarkis

“Kita angkat tinggi-tinggi tiang kebenaran. Kita kibarkan sang hijau hitam demi tegakkan keadilan di bumi Indonesia. Hari ini ribuan ummat Islam, tua maupun muda, besar dan kecil, laki-laki serta perempuan,” Kata Mulyadi P Tamsir

mulyadi-p-tamsir
Ketua Umum PB HMI, Mulyadi P Tamsir

KETAPANGNEWS.COM—Terkait kasus Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang disangkakan melakukan penistaan agama Islam. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan proses hukum terhadap yang bersangkutan.

Sehingga di beberapa Indonesia Indonesia terjadi aksi menuntut agar Ahoh segera ditangkap dan diproses hukum. Di antaranya dilakukan oleh kader maupun alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) seluruh Indonesia termasuk di Ketapang.

Ketua Umum Pengurus Besar (PB) HMI, Mulyadi P Tamsir mengintruksikan seluruh keluarga besar HMI di manapun berada. Semuanya agar menjaga ketertiban, perdamaian dan tidak terprovokasi oleh siapa pun untuk bertindak anarkhis.

“Semoga Allah SWT selalu melindungi kita dalam menjalankan aktifitas hari ini dan seterusnya,” kata Mulyadi melalui pesan satu di antara group whatsapp Koprs Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Jumat (4/11).

Ia menjelaskan HMI sejak awal telah mendeklarasikan diri sebagai kader muda Islam Indonesia dan sebagai panji-panji Islam. Sehingga ia memang mengajak seluruh keluarga besar HMI dengan penuh keikhlasan hati untuk turun ke jalan.

“Kita angkat tinggi-tinggi tiang kebenaran. Kita kibarkan sang hijau hitam demi tegakkan keadilan di bumi Indonesia. Hari ini ribuan ummat Islam, tua maupun muda, besar dan kecil, laki-laki serta perempuan,” ungkapnya.

“Mereka di seluruh penjuru tanah air bersama-sama turun ke jalan mengibarkan panji-panji Islam. Mereka dengan keikhlasan hati meluangkan waktu dan mengorbankan hartanya untuk perjuangan tegaknya agama. Semoga apa yang kita lakukan hari ini sebagai wujud ikhtiar kita menjaga Indonesia dan menjaga agama demi mendapat Ridho Allah SWT,” lanjutnya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.