Proyek Tak Selesai Sesuai Kontrak, CV Torina Didenda

Jalan Kelampai
Proses Pengaspalan Jalan Simpang Kelampai – Jembatan Kelampai pada 24 Desember 2019 kemarin.

KETAPANGNEWS.COM—Pengerjaan Proyek Peningkatan Struktur Jalan Simpang Kelampai (Dungon Baru) – Jembatan Kelampai, Kecamatan Kendawangan hingga kini belum selesai 100 persen.

Harusnya proyek senilai Rp9 miliar lebih menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Reguler Ketapang tahun 2019 yang dikerjakan CV Torina itu rampung 24 Desember 2019 kemarin.

Atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut memberikan kebijakan berupa perpanjangan waktu selama 14 hari diserta sanksi berupa denda.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK)  Proyek Jalan Simpang Kelampai, Herlamsah membenarkan bahwa sampai saat ini pekerjaan belum selesai 100 persen. Untuk penyelesaiannya, pelaksana diberi perpanjangan waktu.

“Pengerjaannya belum selesai, makanya diberi perpanjangan waktu 14 hari. Selain itu dikenakan denda terhitung sejak awal waktu tambahan,” kata Herlamsah kepada media, Jum’at (3/1/2020).

Menurut dia, sisa pekerjaan dilapangan tinggal sedikit pada bagian pengaspalan. Diperkirakan bisa selesai dalam satu hari jika aspalnya sudah ada, telebih unit alat standby dilokasi.

“Tinggal sedikit lagi, kendalanya hanya aspal belum ada. Kekurangan aspalnya sekitar 10 truck lagi, perkiraan saya jika aspal sudah siap, satu hari kerja akan selesai,” tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana Proyek Jalan Kelampai, ketika dikonfirmasi pada Jum’at (3/1) sore melalui telepon, nomor yang bersangkutan tidak bisa dihubungi. Dikirim pesan via whatsapp juga belum direspon.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.