Tahun 2019, Kasus Penyalahgunaan Narkoba Meningkat

Konferensi Pers
Pelaksanaan Releas akhir tahun Polres Ketapang, Selasa (31/12) pagi.

KETAPANGNEWS.COM—Secara umum tingkat kriminalitas wilayah hukum Polres Ketapang pada tahun 2019 mengalami penurunan 28 persen dibanding tahun 2018. Hal tersebut merujuk kepada perbandingan jumlah kasus tindak pidana tahun 2018 sebanyak 570 kasus.

Kapolres Ketapang, AKBP RS Handoyo SIK MH mengatakan, tahun 2019 tercatat 416 kasus tindak pidana, sedangkan tahun 2018 terjadi 570 kasus. Dengan demikian tahun 2019 mengalami penurunan sebanyak 154 jumlah kasus tindak pidana atau sebesar 28 % persen.

“Untuk penyelesaian penyidikan perkara, tahun 2019 terjadi kenaikan 6 persen. Dimana dari total perkara yang ditangani tahun 2019 terselesaikan sebanyak 386 kasus,” kata Kapolres saat menggelar konferensi pers, Selasa (31/12).

Kemudian, selama tahun 2019 pihaknya juga menangani kasus  korupsi sebanyak 2 Kasus dengan penyelesaian perkara P21 dan Tahap II sebanyak 3 Kasus. Adapun total kerugian negara yang berhasil diungkap Rp2,9 Miliar dan keuangan Negara yang berhasil diselamatkan Rp1,4 Miliar.

Ia melanjutkan, pada rentang tahun 2019 terdapat 3 kasus kejahatan yang viral dan menjadi perhatian masyarakat Ketapang. Kasus tersebut yakni peristiwa pembunuhan yang berhasil diungkap oleh Satuan Reskrim Polres Ketapang.

Ketiga kasus itu diantaranya, pertama, pengungkapan kasus pembunuhan yang terjadi di Jalan Brigjend Katamso Gg Pir Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan pada tanggal 16 Mei 2019.

Kedua, pengungkapan kasus penemuan mayat perempuan didalam parit di wilayah dusun jati Desa Kendawangan Kiri, Kecamatan Kendawangan pada tanggal 18 september 2019.

“Terakhir, pengungkapan kasus pembunuhan yang terjadi di dusun kaliampu Desa batu Beransah, Kecamatan Tumbang Titi 30 Oktober 2019,” papar Handoyo.

Sementara untuk kasus Tindak Pidana Narkoba, menurutnya terjadi peningkatan dari tahun 2018. Tahun 2019 terdapat 81 kasus dengan tersangka 103 orang. Adapun BB yang berhasil diamankan, jenis sabu seberat 382,31 Gram dan jenis Extacy 35 seperempat butir (total berat 14,76).

“Kasus tindak pidana penyalahgunaan narkoba meningkat 18 kasus atau naik 19 persen. Kalau tahun 2018 hanya tercatat 63 kasus tindak pidana narkoba,” ujarnya.

Ia menambahkan, sedangkan untuk kasus kecelakaan lalu lintas terjadi penurunan angka 12 kasus atau 16 persen. Dengan menurunya angka kecelakaan, secara otomatis jumlah korban jiwa juga menurun sebanyak 18 persen.

“Tahun 2019 tercatat 77 kasus kecelakaan lalu lintas di jalan raya, total korban yang meninggal 41 Jiwa. Untuk tahun 2018 terjadi 89 kasus dengan total korban jiwa meninggal 57 orang,” tambahnya.

Menurut dia, secara keseluruhan trend gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Ketapang sepanjang tahun 2019 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu terwujud berkat kerja keras personil jajaran Polres Ketapang dalam cipta kondisi kamtibmas.

“Kedepan kita komitmen akan menekan potensi gangguan kamtibmas melalui kegiatan preemtif, preventif dan penegakan hukum untuk menciptakan kamtibmas dan kamseltibcar lantas yang aman serta kondusif,” tutupnya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.