Serikat Pekerja Ingin UMSK Ketapang Ditetapkan

Peserta Sidang Pengupahan
Perwakilan Serikat Pekerja, Antonius Lemen (pegang mix) ketika menyampaikan pendapatnya, Kamis (7/11).

KETAPANGNEWS.COM—Pembahasan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) untuk tahun 2020 di Ketapang berlangsung alot. Akibatnya, pembahasan akan dilanjutkan pada Jum’at (8/11) besok.

Pada musyawarah yang berlangsung Kamis (7/11) di Aula Dinas Ketenagakerjaan, serikat pekerja dan perwakilan perusahaan belum menemukan kata sepakat untuk penetapan UMSK.

Ketua Serikat Pekerja PT Prakarsa Tani Sejati, Antonius Lemen SH mengatakan, kenaikan UMK mengacu surat Edaran Gubernur dan surat Kementerian Ketenagakerjaan yang disesuiakan dengan inflasi ekonomi 8,51 persen.

“Mereka (perusahaan-red) merasa keberatan terjadi kenaikan signifikan kurang lebih Rp243 ribu diatas UMK tahun sebelumnya. UMK itu adalah upah marginal, disini yang ingin kita genjot upah sektor perkebunan,” kata Lemen, Kamis (7/11) sore.

Menurut dia, dilanjutkannya pembahasan UMSK sampai Jum’at dikarenakan Perusahaan merasa berat atas kenaikan UMK. Sementara serikat menginginkan UMSK ditetapkan dan ada kenaikan diatas UMK lantaran sesuai aturan.

“Soal besar kecil kenaikan angka dari UMK tergantung kesepakatan yang disesuaikan dengan kondisi saat ini. Sebab itu UMSK harus ditetapkan,” ucapnya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.