Empat Relokasi Puskesmas, Progres Pembangunan di Simpang Dua Terendah

Puskesmas Simpang Dua
Pembangunan Puskesmas Kecamatan Simpang Dua tamapak dari depan.

KETAPANGNEWS.COM—Empat proyek relokasi pembangunan Puskesmas menggunakan APBN (DAK) dan APBD (DAK) Ketapang tahun 2019 di Dinas Kesehatan (Dinkes) terus berjalan. Dinkes memastikan keempat proyek itu akan selesai sesuai Surat Perjanjian Kontrak (SPK).

Berdasarkan data tertulis Dinkes tanggal 25 November 2019, rata-rata persentasi progres pembangunan sudah 90 persen. Untuk diketahui, masa berakhirnya kontrak pada pertengahan Desember 2019.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) proyek tersebut, Ferdinan mengatakan, seluruh pekerjaan Relokasi Puskesmas tahun 2019 dibeberapa Kecamatan bisa terselesaikan sesuai jadwal. Pelaksana juga menyanggupi penyelesaiannya.

Sesuai data 25 November kemarin, lanjut Ferdinan, untuk  Rahabilitasi relokasi Puskesmas Kedondong Kecamatan Delta Pawan 94,60 persen. Kemudian pembangunan Relokasi Puskesmas Kecamatan Simpang Dua 88,32 persen.

“Sedangkan relokasi pembangunan Puskesmas Air Upas 95,07 persen. Begitu juga Relokasi Puskesmas Riam Danau, Jelai Hulu 95,59 persen,” katanya saat dikonfirmasi Ketapangnews, Jum’at (29/11).

Ia menambahkan, dari empat proyek relokasi Puskesmas di Ketapang, yang memulai pekerjaan agak terlambat adalah di Kecamatan Simpang Dua. Namun, diyakini tetap selesai.

“Relokasi Puskesmas Simpang Dua agak lambat mulai kerjanya. Tapi selagi para pelaksana tidak ada keluhan, artinya bisa menuntaskan pekerjaan,” tutup Kasi Kasi Fasilitas Pelayanan Kesehatan itu.

Untuk diketahui, mega proyek relokasi pembangunan Puskesmas di Wilayah Perhuluan rata-rata menelan anggaran diatas Rp7 miliar. Itupun diluar paket proyek pembangunan rumah dinas tenaga kesehatan yang dikerjakan perusahaan berbeda.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.