18 Orang Maling Motor Diringkus Polisi

18 Orang Maling Motor Diringkus Polisi

 

Pengungkapan Kasus Curanmor
Barang Bukti beserta tersangka dihadirkan Polres Ketapang dalam konferensi pers, Kamis (17/10) pagi.

KETAPANGNEWS.COM—Kepolisian Resort (Polres) Ketapang mengungkap 17 kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) selama Operasi Jaran sejak 1 hingga 14 Oktober kemarin. Dari 17 kasus, lokasi pencurian paling banyak terjadi di kota Ketapang.

Kapolres Ketapang, AKBP Yury Nurhidayat menjelaskan, Operasi Jaran yang dilaksanakan Polres dengan mengungkap 17 kasus melebihi target. Menurut dia, target pihaknya hanya 15.

“Dari 17 kasus Curanmor tersebut, terdapat 18 tersangka dengan total barang bukti sepeda motor 18 unit. Modus operasi para pelaku dengan merusak kunci motor dan kabel motor, aksi mereka begitu cepat tidak sampai 1 menit,” jelasnya, Kamis (17/10).

Lebih lanjut dikatakannya, total 17 kasus yang ditangani, 15 laporan polisi ditangani Polres Ketapang. sedangkan dua laporan dilimpahkan ke Polres Melawi karena tempat kejadian perkaranya masuk ke wilayah hukum Polres Melawi.

Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Eko Mardianto menanmbahkan, 17 kasus yang terungkap mayoritas kejadian berada di Kecamatan wilayah Kota Ketapang. Para pelaku, usai melakukan aksinya kemudian menjualnya ke luar kecamatan kota Ketapang  dengan harga dibawah pasaran.

“Kebanyakan terjadi di Kecamatan Kota, mereka menjualnya ke luar Kecamatan kota dengan harga murah, satu unit ada yang dijual dua hingga 3 juta,” ujarnya.

Atas kejadian itu, dirinya menghimbau agar para pemilik kendaraan mengunci stang  dan menggunakan kunci ganda. Kemudian, masyarakat jangan mudah membeli atau menerima gadaian kendaraan tidak jelas dan tidak memiliki kelengkapan surat-surat.

“Apalagi jika motor dijual dan digadai dengan harga murah, cek dulu surat menyurat kendaraannya, kalau ragu bisa koordinasi dengan petugas setempat untuk memastikan kendaraan itu benar atau daru hasil kejahatan,” imbaunya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.