PPK Benua Kayong Genjot PPS dan KPPS Kerja Maksimal

Pembukaan Bimtek PPK Benua Kayong
Pembukaan Bimtek Pemungutan dan Perhitungan Suara PPS dan KPPS se Benua Kayong, Kamis (4/4).

KETAPANGNEWS.COM—Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Benua Kayong melaksanakan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Pemungutan dan Perhitungan Suara PPS dan KPPS untuk Pemilu 2019, Kamis (4/4) di kantor Kecamatan Benua Kayong.

Ketua PPK Benua Kayong, Wahyudin dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan Bimtek merupakan salah satu tahapan yang harus dipahami seluruh penyelenggara PPK kebawah. Ia menyebut, dalam bimtek juga disampaikan hal-hal tekhnis saat penyelenggaraan nanti.

“Kita minta di pelaksanaan bimtek PPS dan KPPS ini agar benar-benar serius mengikuti tahapannya. Karna dengan keseriusan dalam bimtek akan memudahkan KPPS ketika melaksanakan tugas dilapangan,” kata Wahyudin.

“Yang perlu diingat bahwa, KPPS juga merupakan ujung tombak pelaksanaan pemilu. Jika dilapangan masih ada keraguan, hendaknya KPPS langsung membuka buku panduan, atau berkoordinasi dengan PPS,” ucapnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Bimtek di Benua Kayong yang terdiri dari 11 PPS dan 122 TPS akan digelar selama tiga hari secara bertahap. Diamana jumlah pesertanya secara keseluruhan sebanyak 521 orang.

“Dilakukan secara bertahap agar semuanya efektif. Mengingat yang di Bimtek satu PPS diwakili tiga orang, dan satu TPS diwakili empat orang. Jadi untuk menyelesaikan semuanya dibuat tiga tahap dengan waktu tiga hari,” jelasnya.

Ia menambahkan, dengan jumlah TPS yang ada di Benua Kayong, total keseluruhan Daftar Pemilih Tetap Hasil Penambahan 2 (DPTHP2) berjumlah 31.267 pemilih. Menurutnya angka tersebut akan bertambah seiring dengan masukan DPTb dan DPK.

Sekretaris Camat Benua Kayong, Joko Wijanarko dalam kesempatan itu mengingatkan agar penyelenggara tetap berhati-hari dalam melaksanakan tugas, serta tetap berpegang teguh pada aturan undang-undang Pemilu.

“Pemilu kali ini sangat sensitif, makanya penyelenggara harus berhati-hati. Jangan berfikir untuk bermain-main, karena semua itu ada sanksinya,” pesan Sekcam.

“Kesuksesan pemilu ini adalah tanggung jawab kita bersama, baik sebagai penyelenggara maupun sebagai masyarakat. Semoga Pemilu 2019 ini berjalan sukses,” tambahnya.

Sementara, Kapolsek Benua Kayong, IPDA Irwan menyampaikan, dalam Pemilu 2019, nantinya dalam empat TPS akan dimonitor satu anggota Polri. Dan apabila misalnya TPS nya agak rawan, maka tiga TPS satu anggota Polri.

“Apabila ada kejadian yang memerlukan keamanan lebih di TPS, silahkan petugas KPPS meminta bantuan ke anggota yang sudah ditugaskan. Karena anggota Polri juga tidak boleh masuk dalam ruang lingkup TPS,” ujarnya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.