Studi Kelakyakan Bandara Baru di Ketapang Sedang Dikerjakan

Bandara-Net
Bandara- Net

KETAPANGNEWS.COM—Pemerintah Daerah (Pemda) Ketapang sedang melakukan proses studi kelayakan pembangunan bandara Rahadi Oesman di Desa Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS). Hal demikian dilakukan sebagai upaya untuk melakuan audiensi ke Kementerian Perhubungan Udara.

“Studi kelayakan Bandara baru di Kecamatan MHS sedang dalam tahap pelaksanaan untuk bahan laporan awal, dimana kontrak pengarjaannya berakhir bulan Desember 2018,” kata Kepala Dinas Perhubungan Ketapang, Joko Prastowo, Senin (10/9).

Joko mengatakan, setelah selesai dilakukan kajian, pihaknya akan langsung melakukan audiensi ke Kementerian Perhubungan Udara.

“Apabila kementerian biasa menerima, maka Bupati akan membuat surat ke Kementeriuan agar dapat diterbitkan surat penetapan lokasi calon bandara itu. Sebab studi kelayakan merupakan prasyarat sebelum diajukan ke Kementerian” sambungnya.

Sementara untuk yang dikaji dalam studi kelayakan diantaranya, sosial budaya, perkembangan ekonomi, situasi lingkungan, arah angin, tekanan udara dan lain-lain. Sehingga hasil kajian itulah akan disampaikan ke kementerian.

Selain uji kelayakan, saat ini juga sedang dalam proses pengalihan status lahan ke Kementerian Kehutanan untuk dikeluarkan persetujuan prinsip, karena lahan tersebut statusnya hutan produksi.(absa).

2 Responses to "Studi Kelakyakan Bandara Baru di Ketapang Sedang Dikerjakan"

  1. Sutopo   10 September, 2018 at 9:38 pm

    Terimakasih atas update informasi yang sangat bermanfaat ini,semoga pembangunan bandara baru segera terealisasi .
    Mohon maaf sedikit kritik terkait tulisan,typo mohon diperhatikan,terima kasih.

    Reply
  2. Joko santoso   10 September, 2018 at 10:49 pm

    Semoga saja pelang layak untuk di ajukan menjadi Bandara International.
    Supaya bandaranya lebih dekat dari sungia melayu .

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.