Smelter PT WHW, Satu Dari 245 PSN Presiden Yang Berhasil Dibangun Tahun 2017

PT WHW AR
Lokasi Pabrik PT WHW AR, di Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

KETAPANGNEWS.COM—Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat merupakan salah satu dari sejumlah Provinsi di Indonesia yang menjadi sasaran pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). PSN sendiri adalah upaya pemerintah dalam rangka peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan infrastruktur di Indonesia.

Presiden Jokowi pada tahun 2017 mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 58 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden No 3 Tahun 2016 Tentang Percepatan  Proyek Strategis Nasional. Ketentuan tersebut mengatur kriteria dari 245 Proyek dan 2 Program sesuai lampiran Perpres tentang PSN ini.

Adapun kriteria dasar yang menjadi penentu adalah sesuai dengan RPJMN/D dan Renstra, sesuai dengan RTRW, dan diatur oleh Peraturan Pemerintah atau Perpres Khusus. Sementara kriteria operasional dan khusus untuk PSN antara lain memiliki keselarasan antar sektor, distribusi proyek secara regional, memiliki studi kelayakan berkualitas, nilai proyek lebih dari 100 milyar, dan konstruksi paling lambat pada kuartal ke 3 tahun 2019.

Untuk mendukung program tersebut, Bupati Ketapang Martin Rantan mengajak masyarakat ikut serta dalam menyukseskan program pemerintah ini. Menurutnya, PSN akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Ketapang.

“Ini yang harus kita dukung,” ujar Bupati Ketapang Martin Rantan, Senin (17/9/2018) kemarin.

Ada sejumlah proyek strategis nasional yang ditargetkan pemerintah pusat di Kabupaten Ketapang. Diantaranya yaitu PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW AR), PT Ketapang Bangun Sarana (Hangzhou Jinjiang Group), PT Ketapang Ecology and Agriculture Forestry Industry Park dan relokasi Bandara Rahadi Oesman Ketapang.

PT WHW AR adalah perusahaan pengolahan dan pemurnian bijih bauksit menjadi alumina yang menghasilkan Smelter Grade Alumina berkadar ≥98,6% dengan kapasitas produksi 1 juta ton per tahun. PT WHW AR didirikan guna merespons Undang-undang No. 4 tahun 2009 tentang Mineral dan Batu Bara serta Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 5 tahun 2017 berikut peraturan – peraturan pendukung lainnya

Smelter SGA PT WHW AR sendiri adalah salah satu dari 6 smelter yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional Presiden Jokowi. Tujuan pembangunan smelter ini yaitu agar Indonesia tidak lagi mengekspor produk mineral dalam bentuk bahan mentah tetapi sudah menjadi barang setengah jadi.

“Nah sekarang soal PT WHW AR, mengapa harus kita dukung? Saat WHW AR berinvestasi di Kabupaten Ketapang, ketika itu banyak orang yang berubah kehidupan dari yang dulunya mungkin ekonominya lemah akhirnya menjadi baik. Selain itu, banyak karyawan yang bekerja,” kata Martin.

“Jadi kehadiran PT WHW AR ini harus kita dukung. Bukan untuk biaya, bukan untuk Kepala Dinas, bukan untuk Pak Camat, tapi untuk rakyat,” timbal Martin.

Ia pun berharap agar beroperasinya pabrik dengan ijin lokasi seluas 1.500 hektar ini bisa memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat setempat dan berkontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah Kalbar, khususnya Kabupaten Ketapang.

Direktur PT WHW AR, Stevi Thomas mengatakan bahwa pabrik SGA PT WHW AR di Ketapang telah berhasil mengolah bahan mentah menjadi produk ekspor yang memiliki nilai tambah.

“Bahan baku yang berasal dari tambang bauksit di Provinsi Kalimantan Barat diolah menjadi produk setengah jadi oleh pabrik SGA PT WHW AR untuk diekspor ke manca negara,” katanya.

Menurutnya,  hal ini sudah sesuai dengan kebijakan pemerintah. Seba itu, diharapkannya keberadaan PT WHW AR dapat mendukung pemerintah khususnya dalam meningkatkan perekonomian Indonesia,  terutama bagi masyarakat di Kabupaten Ketapang, dan Provinsi Kalimantan Barat pada umumnya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.