Kerikil Bekas Proyek Jalan DI Panjaitan Dinilai Membahayakan

IMG-20180709-WA0008
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, (PUTR), Mahsus saat diwawancara awak media.

KETAPANGNEWS.COM РPengerjaan jalan nasional DI Panjaitan, Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang mendapat protes dari masyarakat. Kali ini protes dilontarkan bukan karena kualitas jalan yang buruk, melainkan adanya kerikil batu diperempatan Polres dan RS Agusdjam bekas pembangunan jalan tersebut.

Adanya kerikil itu dinilai salah satu pengendara, Andi (25) membahayakan pengguna jalan. Terlebih hamburan kerikil batu tepat berada diperempatan jalan protoko kota Ketapang.

“Kerikil batu diperempatan Polres dan RS Agusdjam sangat membahayakan pengendara, terutama roda dua. Sebab tepat di tikungan,” ketus Andi, Senin (9/7).

Menurut dia, kerikil itu berasal dari bekas pembangunan jalan Nasional yang dikerjakan bebarapa waktu lalu. Kendati demikian, soal pengerjaan dan kualitas tak dipersoalkan.

“Yang kita protes adalah, adanya kerikil ditikungan. Sebab sudah pernah ada yang laka tunggal, salah satu penyebabnya hamburan kerikil itu,” kata dia.

Ia meminta, sebelum ada korban jiwa, pihak bertanggung jawab (pelaksana proyek-red) membersihkan batu-batu itu. Karena jika dibiarkan tidak menutup kemungkinan akan ada korban jiwa.

“Kalaupun masa pengerjaan sudah selesai, kan masih ada masa pemeliharaan. Jadi kita harap pelaksana proyek membersihkan kerikil itu,” pintanya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, (PUTR), Mahsus mengatakan, pembangunan ruas Jalan Ketapang РSiduk merupakan jalan nasional, dimana  kewenangannya berada di Pusat.

“Untuk PU Kabupaten hanya menerima informasi. Tapi segala sesuatu yang berkaitan dengan kelancaran, PU siap membantu,” kata Mahsus kepada media saat ditemui diruang kerjanya, Senin (9/7).

Terkait adanya krikil yang diprotes, menurut Mahsus kemungkinan karena jalan itu masih dalam pelaksanaan pengerjaan. Sehingga dimasa pinishing batu kerikil itu akan dibersihkan.

“Pengerjaannya belum selesai, nanti akan ada pelapisan kembali dimasa pinishing. Dan mungkin akan sekalian dibersihkan batu kerikil diperempatan jalan itu,” ujarnya.

“Kalau pinishingnya masih dalam waktu yang lama, kita bisa minta secepatnya untuk dibersihkan. Jadi, kami akan koordinasikan hal ini ke Satker atau PPK nya,” ucapnya.(absa).

Leave a Reply

Your email address will not be published.