Pilkada Kalbar Terawan nomor dua Di Indonesia

Logistik Pemilu Sudah Sampai ke Kecamatan

DSC_8463
Kapolres Ketapang AKBP Sunario S.IK, MH saat memberikan pengarahan dalam tatap muka Pilkada Damai 2018 di pendopo bupati Ketapang Sabtu ( 23/6).

KETAPANGNEWS.COM- Kapolres Ketapang AKBP Sunario S.IK, MH membenarkan pihaknya menggagas dilakukannya tatap muka Forkopimda dengan KPU, Panwaslu, FKUB serta camat, Kapolsek, Danramil.

Selain itu dilibatkan Kades, Babinsa, Babinkamtibmas, Tokoh masyarakat, Tim sukses pasangan Calon dan penyelenggara pilkada. Dilibatkan kades, babinsa dan babinkamtibmas, karena unsur ini yang paling dekat dengan masyarakat.

“Tujuan adalah menjaga situasi kamtibmas di Ketapang aman, kita libatkan semua, prediksi petingi kita di pusat, bahwa Pilkada di Kalbar terawan nomor dua setelah Papua, tapi nanti mudah-mudah dapat dijawab dengan teraman di Indonesia,” ucap Kapolres Ketapang Sabtu ( 23/6) di pendopo Bupati Ketapang.

Apalagi terkait dengan dikeluarkannya surat edaran KPU nomor 574 tentang penggunaan formulir C6 dalam Pilkada, maka Kapolres Ketapang mengharapkan dapat langsung ditanyakan kepada ketua KPU Ketapang dalam sesi tanya jawab. Sebab, surat edaran yang waktunya sangat “mepet” sekali itu ia yakin tidak bisa tersosialisasikan dengan baik.

Maka, dengan bantuan semua komponen bisa menjelaskannya kepada masyarakat. Itulah salah satu tujuannya dilakukan pertemuan tersebut. Terkait dengan logistik pemilukada di wilayah kabupaten Ketapang, pada pukul 03.00 dini hari Sabtu (23/6) sudah sampai ke Kecamatan.

Kapolres mengharapkan semua tahapan berjalan aman dan lancar, siapa pun yang menjadi pemenang, itulah yang terbaik. Situasi aman tersebut dicontohkan Kapolres dalam bentuk sebuah keluarga dengan negara, jika keluarga itu baik, maka baik juga sebuah negara. Ia menyebutkan, jika anaknya baik, ibu dan bapaknya baik maka keluarga itu akan menjadi baik. Begitu juga dengan desa, kecamatan, kabupaten, sampai ke negara.

Selanjutnya ia menuturkan, bahwa saat ini di media sosial, banyak sekali diajarkan dengan kebencian. Karena itu, jika ada sebuah informasi, hendaknya dilakukan pengecekan kebenarannya terlebih dahulu. Seterusnya, Kapolres menyebutkan, terbatasnya aparat TNI dan Polri, maka mereka tidak bisa bekerja sendiri mengamankan seluruh wilayah Kabupaten Ketapang. Karena itu, antara masyarakat dan aparat hendaknya saling menjaga, terlebih lagi mensukseskan Pilkada 27 Juni 2018 di 1.104 TPS.

Dalam kesempatan itu, juga direview ulang bagaimana kondisi Ketapang masa lalu melalui video, berkat aman masuklah investor yang membuka akses jalan dan dilaksanakannya pembangunan di berbagai sektor.

Usai menyaksikan video tersebut, selanjutnya Kapolres Ketapang menegaskan pentingnya menjaga rasa aman.Karena itu, pada tanggal 27 Juni 2018, bukanlah sebuah perpecahan, tetapi menjadi momentum kita untuk merekat persatuan dan kesatuan. Kapolres mengingatkan kepada seluruh warga Kabupaten Ketapang untuk tidak mudah diadu domba.

Ciptakan Suasana Damai

Pengarahan juga disampaikan oleh FKUB Kabupaten Ketapang. Melalui pendeta Yance, disebutkannya bahwa sebentar lagi akan dilaksanakan Pemilukada.

Satu hal yang paling dirindukan adalah pemilu damai. Untuk Pilkada damai mulai dari diri kita sendiri. Kita bisa beda pilihan tapi kita tidak hilang rasa damai.

“Mari kita ,mulai dari diri kita sendiri Menciptakan suasana yang damai,” ucapnya. ( Jay).

Leave a Reply

Your email address will not be published.