Kakek Cabuli Siswa Sekolah Dasar

Pencabulan-anak-640x378
Ilustrasi Cabul – Net.

KETAPANGNEWS.COM—AK (72) warga Kecamatan Kendawangan ditangkap Polisi Resort (Polres) Ketapang. AK ditangkap karena melakukan pencabulan terhadap seorang anak bawah umur, RA (11). Aksi bejad itu diketahui setelah korban menceritakan pada orangtuanya.

Kapolres Ketapang melalui Kasat Reskrim, AKP Rully Robinson Polli mengatakan, dari pengakuan korban yang masih duduk di bangku sekolah dasar tersebut, pelaku telah mencabulinya lebih dari 10 kali.

“Pencabulan ini diketahui setelah korban cerita pada orangtuanya. Dimana pasca kejadian korban mengalami sakit dibagian kemaluannya. Sehingga semuanya terbongkar,” kata Kasat Reskrim, Senin (7/5).

Dari sekian banyak perbuatan pelaku, untuk yang terakhir korban dicabuli pada tangga 4 April 2018. Tempatnya di bekas kamar mandi umum di Kendawangan saat korban buang air. Yang seketika pelaku berada didepan kamar itu.

Saat itu, lanjut Kasat, pelaku menawari uang Rp 2 ribu kepada korban untuk kembali masuk ke kamar. Namun korban menolak, akan tetapi pelaku memaksa untuk kembali masuk.

“Didalam kamar itu pelaku kembali mencabuli korban. Bahkan dari cerita korban, pelaku juga mengancam akan mencekik lehernya jika berteriak,” jelas Rully.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 81 ayat (1) Jo pasal 76 D UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan uu nomor 23 tentang perlindungan anak dengan ancaman minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

Sementara Pelaku AK, mengaku awal mulanya ia sama sekali tidak berniat melakukan apapun pada korban. Dimana saat itu dirinya hanya memeluk dan mencium korban layaknya seorang ayah terhadap anak.

Namun, dengan mengambil kesempatan lantaran korban sering meminta uang, akhirnya ia mengajak korban melakukan hal yang tidak sepantasnya. Menurut pengakuannya, korban saat itu mau bahkan masuk kekamar serta menguncinya sendiri.

“Korban selalu minta uang pada saya yang berpenghasilan pas-pasan sebagai pemulung. Kalau tidak dikasi uang dia langsung pulang, kalau dikasi uang masuk kekamar saya. Tapi ini salah saya yang mengambil kesempatan,” ujarnya.

Ia menceritakan, pertama kali ia melakukan perbuatannya sekitar enam bulan lalu. Yang sepengakuannya lebih dari 10 kali. (absa).

Leave a Reply

Your email address will not be published.