KPU Ketapang Resmi Tetapkan DPT

Rapat Penetapan DPT
Pelaksanaan rapat pleno penetapan DPT Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) tahun 2018, Selasa (18/4) di kantor KPU Ketapang.

KETAPANGNEWS.COM—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ketapang menyelenggarakan rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) tahun 2018, Selasa (18/4) di ruang rapatnya.

Dalam pleno yang dipimpin Ketua KPU Ketapang tersebut, DPT Kabupaten Ketapang ditetapkan berjumlah 333.626 pemilih. Terdiri dari pemilih laki-laki sebanyak 172.538 dan pemilih perempuan 161.091 tersebar di 20 Kecamatan.

Ketua KPU Ketapang, Ronny Irawan mengatakan, setelah ditetapkannya DPT selanjutnya akan diumumkan kepada masyarakat melalui pendistribusian DPT keseluruh Desa/Kelurahan di Ketapang.

“Setelah ini KPU akan memperbanyak DPT untuk didistribusikan ke Desa dan Kecamatan. Selain pendistribusian, untuk akses keberadaan data juga bisa dilihat di website resmi KPU (kpu-ketapangkab.go.id),” kata Ronny Irawan kepada awak media usai memimpin rapat pleno.

Terkait proses pemutakhiran data pemilih, dijelaskan Ronny, pasca ditetapkannya DPT tidak ada lagi penambahan, karena batas waktu dari pemuktahiran data itu berjenjang dan sudah habis.

Kendati demikian, bagi masyarakat yang saat ini tidak terdaftar dalam DPT, namun nantinya melakukan perekaman lalu miliki e-KTP, tetap masih ada peluang untuk memilih. Hanya saja ada mekanisme tersendiri.

“Walaupun tidak masuk dalam DPT tetap ada peluang memilih sejauh yang bersangkutan bisa hadir ke TPS sesuai alamat tinggal dan wajib membawa e-KTP. Jadi beda kontek antara proses pendataan pemilih dengan penggunaan hak pilih,” jelasnya.

Sementara untuk mekanisme pemilih yang tidak ada di DPT, masih memakai aturan lama. Yaitu waktu memilih dari pukul 12.00 sampai pukul 13.00. Tapi itu juga bergantung ketersedian surat suara di TPS.

“Kalau memang surat suara habis karena partisipasi pemilih tinggi dan jumlah pemilih menggunakan e-KTP banyak, maka alternatif lain yang bersangkutan harus memilih di TPS terdekat lainnya dengan waktu yang sama,” timpalnya.(absa).

Leave a Reply

Your email address will not be published.