Dinkes Belum Cabut Status KLB Rabies

6-warga-tergigit-anjing-rabies-800-2015-11-24-022746_0
Anjing Rabies-Net.

KETAPANGNEW.COM—Meski di Kabupaten Ketapang tidak lagi terdapat kasus positif rabies, Sampai saat ini Dinas Kesehatan belum mencabut status Kejadian Luar Biasa (KLB) tersebut yang ditetapkan pada tahun 2014 lalu.

Kabid Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Ketapang, Basaria Rajagukguk mengaku, pihaknya akan mencabut status itu jika di akhir tahun 2018 ini Ketapang bena-benar bebas dari rabies. Pasalnya, ia tidak mau kejadian ditahun 2014 terjadi kembali. Bahkan ada yang meninggal dunia.

“Bukan berarti KLB tidak dicabut masih ada kasus rabies. Kita tidak mau terulah kasus tahun 2014 lalu, dimana bulan Agustus dinyatakan bebas rabies, ternyata sebulan kemudian muncul lagi kasus rabies. Meskipun itu datang dari Kalteng,” kata Basariah kemarin.

Untuk data sekarang, disebutkannya dari Januari hingga Maret 2018 jumlah Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR) mencapai 48 kasus. Kata dia, dari jumlah itu tak satupun positif virus rabies. Termasuk hewan yang menggigit juga negatif rabies.

Dijelaskannya, untuk kasus gigitan paling banyak adalah gigitan anjing paliharaan. Sementara daerahnya, menurut dia hampir diseluruh kecamatan ada.

“Tapi dalam laporan yang diterima oleh Dinas Kesehatan, Kecamatan Jelai Hulu tidak ada kasus. Padahal pada 2014 lalu, daerah ini paling banyak menyumbang kasus positif rabies,” ucapnya.

Ia menambahkan, saat ini Ketapang menjadi salah satu Pilot Project (proyek percontohan-red) penanganan kasus rabies. Dimana Ketapang menjadi yang terbaik dari tiga daerah proyek percontohan ini.

“Tentu Hal ini tidak lain merupakan hasil kerjasama dari seluruh tim yang tergabung dan keterlibatan masyarakat didalamnya,” tambahnya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.