820 Mahasiswa Poltekkes KKN Tematik

????????????????????????????????????
Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili (tengah) saat poto bersama mahasiswa KKN Poltekkes Pontianak, Senin (9/4) kemarin.

KETAPANGNEWS.COM, Pemangkat—Sebanyak 820 mahasiswa Politeknik Kesehatan Pontianak mengikuti kuliah kerja nyata (KKN) Tematik di Kecamatan Pemangkat. Kegiatan dibuka Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili Lc dan Sekda Uray Tajudin, Senin (9/4), dihadiri Direktur Poltekkes Pontianak Khayan dan Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Tri Nugroho.

“Peserta KKN tematik diharapkan dapat berbagi disiplin ilmunya bagi masyarakat Kecamatan Pemangkat. Yakni memberikan pemahaman yang benar seputar kesehatan bagi masyarakat yang menjadi sasaran KKN Tematik 2018,” kata Bupati Sambas, Atbah.

Ia mengemukakan pemerintah daerah mengapresiasi kegiatan ini, semoga KKN Tematik yang singkat ini memberikan banyak dampak positif bagi perubahan prilaku masyarakat terhadap kesehatan. Atbah mengajak seluruh lapisan masyarakat turut mengkampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.

“Dukungan itu dapat dilakukan dengan hal yang sederhana. Lakukan tiga hal baik seperti tidak berlebihan dalam makan, cukup istirahat dan cukup olahraga,” sebutnya.

Dia mengungkapkan jangan melakukan tiga hal yang kurang baik. Diantaranya, tutur dia, tidak merokok, tidak minum-minuman keras dan menjaga akhlak dari larangan agama seperti tindak asusila dengan lawan jenis.

“Pola hidup sehat penting, dan itu harus terus dikampanyekan dan dilakukan. Mahasiswa KKN Tematik harus memberikan edukasi atau pemahaman bagi masyarakat agar memiliki kesadaran untuk hidup sehat,” ungkap Atbah.

Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan dr Tri Nugroho, menyebutkan KKN atau kuliah kerja nyata merupakan soft skill. KKN menurut dia memberikan dampak multi sisi, baik untuk mahasiswa, masyarakat maupum pemerintah.

“Kalau hard skill nya ya belajar di kampus atau pendidikan yang didapat di Kampus, KKN ini ibaratnya soft skillnya,” terangnya.(thor)

Leave a Reply

Your email address will not be published.