Peduli Lingkungan, BGA Gelar Bakti Sosial

BGA
Pengarahan sebelum kegiatan Baksos.

KETAPANGNEWS.COM – Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan sekitar, melalui CSR nya PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) Wilayah VIII B menyelenggarakan bakti sosial di lingkungan sekitarnya, di Desa Pateh Benteng, Kecamatan Nanga Tayap, Selasa (13/3).

Kali ini, baksos yang dilakukan menyasar pada pembersihan dan pengecatan bangunan gereja khatolik Desa setempat. Puluhan karyawan BGA, terutama security bersama unsur Muspika Nanga Tayap dan masyarakat bahu membahu saling bergotong royong.

Secara simbolis, baksos tersebut dibuka Camat, Danramil serta Kapolsek Nanga Tayap yang secara simbolis mereka melakukan pengecatan dinding gereja. Dan dilanjutkan dengan menanam pohon disekitar lingkungan gereja.

Pelaksana kegiatan, Mayor (Purn) Andor Hutapea mengatakan, baksos yang digelar merupakan salah satu penyaluran program CSR BGA. Dalam pelaksanaannya, sebut dia, pihaknya bekerjasama dengan departemen Security PT BGA Group Kecamatan Nanga Tayap.

“Kegiatan ini salah satu realisasi program CSR BGA. Semoga saja manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, terutama disekitar lingkungan perusahaan,” kata Andor Hutapea.

BGA Group
Foto: Camat, Danramil, Kapolsek dan perwakilan BGA ketika melakukan pengecatan secara simbolis sebagai tanda dimulainya baksos.

Menurutnya, untuk kepedulian terhadap lingkungan, BGA Group berkomitmen memberikan yang terbaik, termasuk juga dalam hal membangun kesejahteraan masyarakat sekilingnya.

Sebab itu, program seperti baksos akan rutin dilakukan BGA, setidaknya satu kali dalam tiga bulan dengan objek fasilitas umum. Misalnya seperti tempat ibadah, sekolah maupun sarana lain yang dapat menopang majunya masyarakat sekitar.

“Kita akan terus laksanakan baksos secara rutin. Hanya saja tempatnya beda-beda. Tapi intinya tempat yang memang benar-benar dibutuhkan masyarakat seperti Misjid, Gereja dan sekolahan. Bahkan nantinya akan membuat MCK umum di Desa sasaran kita,” paparnya.

Tak kalah menarik, mantan anggota TNI ini mengaku bahwa pelaksanaan baksos tersebut diadopsi dari program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) milik TNI Angkatan Darat (AD).

“Sebab, selain dibutuhkan masyarakat, dalam pelaksanaan semua pihak termasuk masyarakat bahu membahu membangun desa melaui kegiatan baksos,” ungkapnya.

Sementara, kepala umat Gereja Desa Pateh Benteng, Dunyang (45) mengucapkan terima kasih atas kepedulian BGA pada lingkungan sekitar. Terlebih kegiatan demikian sangat dibutuhkan dan terasa manfaatnya bagi masyarakat pedesaan.

Namun, Dunyang juga menggaris bawahi manfaat lain dari pelaksanaan baksos, yakni keakraban dan kekompakan. Sehingga menjadi cermin kerukunan antar umat beragama di tengah keberagaman saat ini.

“Selain kerjasama, baksos ini juga jadi wadah untuk memupuk rasa kebersamaan dan membangun toleransi. Terbukti dalam pengecatan dan bersih-bersih gereja saat baksos banyak dilakukan oleh security BGA beragama Islam,” ungkapnya.

“Oleh karenanya, kegitan ini menujukkan bahwa ada makna lain selain manfaat bagi lingkungan dan masyarakat, yaitu penuh toleransi antar ummat beragama dan saling menghargai,” timbalnya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.