Proyek “Mangkrak” di Harapan Baru Belum Ada Progres

Proyek Air Bersih
Kondisi bangunan Proyek sarana air bersih di Desa Harapan Baru, Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS) tahun 2016.

KETAPANGNEWS.COM—Proyek pembangunan sarana air bersih di Desa Harapan Baru, Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS) tahun 2016 tampaknya akan cukup lama terbengkalai. Terlebih, proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pusat itu belum ada progres untuk dilanjutkan tahun 2018 ini.

Sementara, dari kondisi fisik bangunan yang menelan anggran miliaran itu sudah mulai retak dan miring. Diperparah lagi tidak ada fungsinya sejak awal dibangun. Jadi, tak heran jika proyek itu masih menuai protes dari masyarakat setempat, karena belum dirasakan manfaatnya.

Dari informasi yang dihimpun Ketapangnews.com dari berbagai sumber, terutama Kepala Desa harapan Baru sendiri, penyebab mangkraknya proyek itu lantaran adannya pemotongan anggaran.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Ketapang, Mahsus, saat dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya, Senin (26/2) mengungkapkan, bahwa di tahun 2018 untuk lanjutan proyek tersebut belum dianggarakan.

“Sesuai dengan DAK itulah yang dilaksanakan. Tahun 2018 inipun belum ada dianggarkan,” ungkap Mahsus kepada awak media.

Semestinya, kata Mahsus, jika sudah merencanakan sesuatu kegiatan harus sampai barang tersebut berfungsi dan ada manfaat. Sehingga kalau seandainya dalam pelaksanaan terjadi kekurangan penganggaran dan sebagainya, maka dilanjutkan ditahun berikutnya.

“Kalau macam sekarang tidak dianggarakan, kita mau tahu dulu apa masalahnya. Yang jelas untuk tahun 2018 ini, tidak ada dianggarkan, baik melalui DAK maupun Dana Alokasi Umum (DAU),” ungkapnya.

Kendati demikian, pihaknya akan mencoba mengusulkan kembali ditahun berikutnya, baik melalui DAK maupun DAU. Karena sayang jika tidak berfungsi.

“Dana yang dikeluarkan begitu besar, tapi tidak ada manfaat buat apa. Mestinya kalau sudah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan, solusi harus ada,” tandasnya.

Terhadap belum dianggrakannya proyek tersebut ditahun 2018, disayangkan Kepala Desa Harapan Baru, Rodi Rosadi. Menurutnya, jika semakin lama dibiarkan, maka bangunannya akan hancur.

“Kondisi fisik bangunan pada rumah mesin sudah tampak miring dan retak-retak. Bahkan peralatannya sudah banyak hilang. Jadi sayang jika bangunan itu tidak ada kelanjutannya tahun ini,” pungkas Rodi.(absa).

One Response to "Proyek “Mangkrak” di Harapan Baru Belum Ada Progres"

  1. Sumadi   27 February, 2018 at 5:48 pm

    Kalau sudah begini kan mubazir uangnya,kenapa dulu dana nya untuk memperbaiki jalan yang rusak saja supaya lebih bermanfaat

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.