Dr Linda : Atasi Stunting Perlu Intervensi Gizi Spesifik

Aksi Lapangan Ketok 1000 Pintu

Rapat Stuting
Bupati Ketapang berpoto bersama usai audensi di pendopo Bupati Ketapang kemarin.

KETAPANGNEWS.COM – Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Muhamadiyah Pontianak, Dr Linda Suwarni, SKM MKes menjelaskan, bahwa dalam mengatasi stunting perlu intervensi gizi spesifik dengan ibu hamil, ibu menyusui dan anak usia 0-6 bulan, dan ibu menyusui dan anak usia 7-23 bulan.

Ia mengatakan, begitu juga Intervensi gizi sensitive berupa kegiatan pembangunan diluar sector kesehatan dan berkontribusi pada 70 persen intervensi stunting.

Menurutnya, dalam intervensi gizi diantaranya perlu menyediakan dan memastikan akses terhadap air bersih, menyediakan dan memastikan akses terhadap sanitasi, melakukan fortifikasi bahan pangan, menyediakan akses kepada layanan kesehatan dan KB, menyediakan Jampersal, memberikan pendidikan pengasuhan pada anak, memberikan pendidikan anak usia dini (PAUD) Universal, memberikan gizi masyarakat, memberikan edukasi kesehatan seksual dan reproduksi serta gizi kepada remaja.

“Karena itu, dalam praktikum para mahasiswa ilmu kesehatan, akan dilakukan rencana aksi lapangan pada kegiatan PKM 2018 “Stunting”,” jelasnya kemarin.

Ia menambahkan, tindakan itu, diantarnya, Rapid Survey, musyawarah masyarakat desa, capacity building kader, tokoh agama dan tokoh masyarakat, pendampingan dan pemetaan, stikerisasi, kemudian ketok 1000 pintu.

“Stunting mengancam anak bangsa, temukan masalahnya, fahami solusinya,” ucap Dr Linda.(dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published.