Polres Mulai Petakan Wilayah Rawan Konflik Jelang Pilkada

Kapolres-1
Kapolres Ketapang, AKBP Sunario

KETAPANGNEWS.COM—Guna mengantisipasi terjadinya konflik menjelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) 2018, Polisi Resort (Polres) Ketapang akan mengerahkan 2/3 kekutan untuk pengamanan.

“Memasuki tahun politik 2018 ini, khusus Ketapang akan mengerahkan 2/3 personil Polres dalam melakukan pengamanan,” kata Kapolres Ketapang, AKBP Sunario, Sabtu (6/1).

Selain mensiagakan keamanan, menurut Kapolres, pihaknya juga  telah melakukan berbagai upaya antisipasi disetiap wilayah yang dinilai rawan konflik ketika Pilkada. Terutama memberikan himbauan untuk tidak mempercayai isu hoax.

“Kita sudah lakukan antisipasi dan pemetaan pada wilayah rawan konflik. Dimana seluruh Polsek dilibatkan, diantaranya untuk selalu menghimbau masyarakat agar tidak terpancing dengan isu tidak benar,” tuturnya.

Oleh karenanya, ia menghimbau kepada seluruh masyarakat Ketapang agar tidak mudah terpancing isu hoax melalui Media Sosial di tahun Politik 2018 ini. Terlebih ‎ada yang mencoba melakukan perbuatan tidak baik, seperti ujaran kebencian dan lainnya.

“Jangan sampai ada masyarakat yang melakukan perbuatan tidak baik di Medsos menjelang Pilkada ini, kita dari Polres terus memantau gerakan khusus di Medsos dengan sistem Cyber yang dimiliki Polres Ketapang,” tegasnya.

‎“Masyarakat lebih baik meminta langsung kepada calon kandidat tentang bagaimana program kerja kedepannya, dari pada melakukan ujaran kebencian melalu Medsos” timbalnya.

Ia berharap, pelaksanaan Pilkada tahun 2018 ini, khususnya di Ketapang berjalan baik tanpa ada kendala. Serta jangan sampai ada yang bermain politik Identitas, seperti mengatasnamakan agama dan suku.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.