Jelang Pilgub Kalbar, Polres Pantau Pengguna Medsos

Kapolres-1
Kapolres Ketapang AKBP Sunario.

KETAPANGNEWS.COM—Guna menciptakan situasi kondusif menjalang Pemilu Gubernur (PIlgub) Kalimantan Barat (Kalbar) 2018, berbagai upaya dari Polres Ketapang telah dilakukan. Satu diantaranya melakukan pengawasan terhadap pengguna Media Sosial melalui sistem cyber.

“Untuk meminimalisir provokasi oleh oknum tidak bertanggung jawab melalui  medsos, kita telah membentuk tim Inteltek dan cyber. Tujuannya untuk mengawasi aktifitas di medsos, terutama di Ketapang,” kata Kapolres, AKBP Sunario, Sabtu (13/1).

Menurutnya, tim tersebut sengaja dibentuk untuk memantau isu-isu berkembang di medsos menjelang Pilgub 2018. Lantaran, diungkapkannya saat ini dimedsos cukup banyak modus kejahatan. Seperti isu pememecah belah persatuan masyarakat.

Dengan banyaknya isu pemecah persatuan, ia menghimbau agar masyarakat cerdas dalam menyaring segal informasi. Terutama menghadapi Pilgub Kalbar 2018 mendatang.

“Kita harapkan masyarakat cerdas dalam menyaring informasi. Jangan sampai mudah terpancing terhadap isu suku, agama dan lainnya. Sebab itu akan merusak persatuan antar sesama,” imbuh Kapolres.

“Bila perlu, semua bersama-sama mencegah segala sesuatu yang dapat mengakibatkan pecahnya persatuan dan kesatuan di Ketapang ini,” timbal Sunario.

Lebih lanjut, pada pelaksanaan Pilgub, dirinya juga menghimbau kepada para calon agar bersaing secara sehat. Serta mengusung program untuk memajukan daerah dan masyarakat. Dan tidak kalah penting, para calon dan timses harus saling menghormati dan menghargai.

“Dengan demikian, pelaksanaan Pilgub di Ketapang berjalan aman sesuai apa yang telah kita harapkan bersama,” ucapnya.

Sementara, untuk persiapan lain, beberapa waktu lalu Polres Juga melakukan latihan Dalmas dalam rangka persiapan Pam Pilgub. Serta Patroli Dialogis dan himbauan tentang Pilkada aman kepada masyarakat Desa Sukabangun Dalam Kecamatan Delta Pawan.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Ketapang, Junaidi SP Msi mengapresiasi langkah Polres Ketapang dalam melakukan pengawasan terhadap pengguna medsos, terutama pengguna yang sering menebar isu provokatif.

Selain itu, ia juga berharap kepada seluruh masyarakat, timses, relawan maupun Parpol agar mengedepankan keamanan, ketertiban dan kondusifitas Ketapang menjelang Pilgub 2018. Terlebih kemanannya saat ini sudah terjaga.

“Jangan sampai gara-gara berbeda dukungan lalu membuat rusak silaturrahmi antar saudara  tetangga dan teman. Apalagi mengumbar kebencian di medsos,” pintanya.

Menurutnya, yang paling penting bahwa Pilkada adalah pesta demokrasi. Dimana harus disambut dengan sukacita oleh seluruh masyarakat. Sehingga jangan sampai pesta demokrasi ternodai dengan hal tidak penting.

Ia juga berpesan, dalam memilih pemimpin hendaklah berdasarkan visi misi, track record (rekam jejak-red). Dan yang paling penting adalah komitment membangun dan mensejahterakan masyarakat Kalbar khususnya Ketapang.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.