Bupati Minta Pol PP Jadi Garda Terdepan Jaga Wibawa Pemda

Bupati Tinjau Peralatan Damkar

cek alat damkar (2)
Bupati meninjau peralatan pemadam kebakaran (Damkar) di Satuan Polisi Pamong Praja.

KETAPANGNEWS.COM – Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) diharapkan Bupati Ketapang, Martin Rantan SH menjadi Praja Wibawa. Karena itu, Sat Pol PP Ketapang harus menjadi garda terdepan dalam rangka menjaga kewibawaan Pemerintah Daerah (Pemda) dan penegakan Peraturan Daerah (Perda).

Penegasan tersebut disampaikannya ketika meninjau peralatan Pemadam kebakaran (Damkar) di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Ketapang, Rabu (10/1) siang.

Bupati Ketapang yang berkunjung ke Kantor Sat Pol PP sekitar pukul 11.30 WIB langsung meninjau peralatan pemadam kebakaran. Peralatan yang ditinjau tersebut diantaranya modil pemadam kebakaran, mesin pemadam dan peralatan lainnya. Begitu juga dengan pos kesiagaan pemadam kebakaran.

Dalam peninjauan, Bupati dididampingi Kepala Sat Pol PP, Muslimin SIp bersama Kabag Humas dan Protokol Setda, Drs Nugroho Widyo Sistanto MSi. Tampak juga jajaran satuan Polisi pamong praja, seperti sekretaris sat Pol PP dan para kepala bidang.

Kelengkapan peralatan pemadam kebakaran dalam mengantisipasi insiden, dinilai sangat penting oleh Bupati ketapang. Terlebih lagi, sebuah musibah sifatnya selalu mendadak dan memerlukan kesiagaan penuh selama 24 jam dari petugas. Tidak menutup kemungkinan, dengan adanya insiden, petugas piket terpaksa harus tetap bekerja diluar jam yang telah ditentukan.

Selain melihat kondisi peralatan dan personil bidang pemadam kebakaran dan Sat Pol PP, Bupati ketapang juga
meninjau kondisi pos kesiagaan pemadam kebakaran. Setelah itu, Bupati kemudian memberikan pengarahan kepada seluruh anggota Pol PP baik bidang pemadam kebakaran, maupun bidang ketertiban dan perlindungan masyarakat.

“Setelah kita lakukan pengecekan tadi, ternyata semua siap, sewaktu kita cek mesin, ternyata mesin bisa menyala,” Kata Bupati Ketapang, Martin Rantan.

Semua peralatan yang ada, khususnya dalam mengatasi musibah kebakaran ditegaskan Bupati Ketapang harus dalam kondisi siap. Dan diharapkan tidak ada kendala pada saat insidentil.

Selain itu, Martin juga meminta seluruh jajaran Satpol PP Ketapang manjadi Praja Wibawa. Maksudnya Pol PP harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kewibawaan Pemda dan menegakkan peraturan daerah.

“Pentingnya penegakan Perda dilakukan Pol PP sebagai Tugas Pokok dan Fungsinya, karena akan berdampak pada peningkatan pendapatan Asli daerah,” ujarnya.

Karena itu, dirinya meminta Sat Pol PP tidak hanya menjadi organisasi papan nama saja. Terlebih anggota satpol PP menyebar di beberapa Kecamatan dan pos pejagaan. Karena itu dalam melaksanakan tugas pokok
dan fungsinya, diharapkan Satpol PP bisa mendapat apresiasi banyak pihak.

Secara perlahan-lahan, lanjutnnya, anggota Pol PP akan diberikan pelatihan peningkatan kapasitas building. Dengan begitu, anggota satpol PP dalam bertindak memiliki standar operasional prosedur (SOP). Sehingga Pol PP bertindak sesuai dengan prosedur.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa Satpol PP adalah satu komando alias tidak ada matahari kembar. Dimana dalam menjalankan tugas dari Kasat didelegasikan kepada Sekretaris kemudian ke Kabid dan diteruskan ke Kasi  dan anggota.

Dalam melaksanakan tugas, dipaparkannya, Sat Pol PP menerapkan tindakan yang bersifat semi militer. Serta
diperlukan yang sifanya banyak diskusi. Tetapi bekerja berdasarkan komado dari atasan. Atasan dimaksud bisa penugasan dari Bupati Ketapang yang diteruskan ke Kasat Pol PP, atau juga hasil dari koordinasi Pemerintah Daerah bersama Forkopimda.

“Disini saya melihat uniform atau seragamnya ada yang masih bagus karena upah potong bayar sendiri, tapi ada juga yang sudah tidak layak pakai. Pelan-pelan akan kita fasilitasi, karena jujur, saudara-saudara ini bekerjasama dengan saya selama 24 jam,” ungkapnya.

“Kemudian Pelan-pelan lokasi Kantor Bupati Ketapang ini akan kita bangun, yang pertama adalah bangunan Kantor bupati, wakil bupati, sekretaris asisten dan para kabag , kemudian Kantor badan pengelola keuangan dan Asset daerah, badan kepegawaian dan polisi pamong praja,” timbalnya.

Ia mengharapkan sebelum mengakhiri masa jabatan sudah tuntas dilakukan penataan kompleks Kantor Bupati Ketapang. Sehingga suatu saat jika dirinya sudah tidak lagi menjabat mengukir sejarah, yakni memberikan perhatian kepada Kompleks Kantor Bupati maupun Sat Pol PP.(adv/dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published.