Beredar Kabar Kapal Tenggelam Di Laut Ketapang

Gelombang Mencapai 4,5 Meter


Ilustrasi kapal tengelam.

KETAPANGNEWS.COM – Tim gabungan TNI AL, Polair, Basarnas serta Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ketapang melakukan pencarian atas beredarnya informasi sebuah kapal pengangkut barang yang tenggelam di perairan Ketapang Minggu (14/1) pagi.

Komandan Pos TNI AL Ketapang, Letda Laut (P) Asep Supiana mengatakan, pertama kali menerima informasi adanya kapal tenggelam dari Kapten KM Tirta Bahari atas nama Rudi sekitar pukul 08.45 WIB.

“Saudara Rudi katanya mendapat informasi dari nelayan bernama Andi,” katanya.

Ia menuturkan, setelah mendapat informasi tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya seperti Polair, Basarnas, KSOP Ketapang untuk menindaklanjuti informasi tersebut.

“Setelah itu kita bersama-sama langsung melakukan pencarian menuju lokasi sesuai informasi yang kita terima,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, selama pencarian pihaknya tidak menemukan adanya kapal tenggelam, bahkan selalu berkomunikasi dengan pemberi informasi awal yakni saudara Rudi, serta juga bertanya dengan nelayan disekitar lokasi yang dimaksud namun para nelayan mengaku tidak ada menemukan kapal tenggelam.

“Kita memutari beberapa kali lokasi yang diinformasikan kapal tenggelam, namun tidak kita temukan, jadi kita putuskan untuk kembali,” ucapnya.

Ia mengatakan, pihaknya tetap berusaha untuk mencari kepastian apakah benar ada kapal tenggelam tersebut dengan menugaskan satu orang ke Pantai Tanjung Belandang untuk memantau situasi di sana serta menanyakan kepada para nelayan apakah ada kapal tenggelam atau tidak.

“Kalau memang benar ada kapal tenggelam maka kita siap melakukan pencarian lagi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan petugas terkait di Pontianak untuk meminta informasi mengenai kapal yang dikabarnya tenggelam berjenis kargo, namun informasi dari petugas terkait di Pontianak mengatakan kalau belum ada kapal kargo berlayar dari Pontinak ke Ketapang.

“Saat ini kita menunggu kepastian kabar ini, semoga tidak ada kapal yang tenggelam, jadi langkah awal kita lakukan pencarian karena kita harus siap dan sigap sebab menyangkut nyawa orang,” ujarnya.

Driver Kapal KSOP Ketapang, Hadinata yang turut serta dalam pencarian mengaku cuacara laut Ketapang dalam kondisi cukup ekstrim, hal tersebut terlihat dari tinggi gelombang di muara yang mencapai dua meter dan daerah selepas Muara bisa mencapai 4,5 meter.

“Untuk tinggil gelombang besar, untuk di muara bisa mencapai 2 meter, kalau selepas muara tingginya bisa 4,5 meter,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, meskipun kondisi gelombang tinggi, pihaknya tetap melakukan pencarian terhadap informasi kapal yang tenggelam hingga beberapa kali memutari lokasi informasi kapal tenggelam.

Menurutnya, kondisi cuaca seperti ini sudah tiga hari dan mungkin masih terus terjadi.

“makanya nelayan saja banyak yang tidak melaut,” pungkasnya.(dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published.