2017, Polres Tangani 13 Kasus Rugikan Negara

Illegal Loging
Polres Ketapang saat mengamankan kayu illegal.

KETAPANGNEWS.COM—Sepanjang tahun 2017, Polisi Resort (Polres) Ketapang berhasil mengungkap sebanyak 215 kasus tindak kriminal. Dari sekian banyak kasus, pencurian paling menonjol dibanding kasus lainnya.

Kapolres Ketapang, AKBP Sunario melalui Kepala Sub Bagian Humas Polres Ketapang, AKP Nursaid mengatakan, kasus pencurian dengan pemberatan 82 kasus. Dimana terbagi dua, yakni pencurian kendaraan bermotor 41 dan pencurian biasa 52.

“Untuk kasus menonjol lainnya yakni penganiayaan sebanyak 62, meliputi penganiayaan ringan 41 kasus dan penganiayaan berat 21 kasus. Sementara kasus lainnya seperti penggelapan 19 kasus dan perlindungan anak 18 kasus,” kata AKP Nursaid kepada awak media, Senin (8/1).

Lebih lanjut dipaparkan dia, kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) 17 kasus, penipuan 15 dan pengelapan dalam jabatan ada 14 kasus.

Sementara untuk kasus kejahatan yang merugikan negara, menurutnya yang paling menonjol adalah illegal logging. Dimana diungkapkannya terdapat 13 kasus di Ketapang.

“Untuk yang merugikan negara dan menonjol ada 13 kasus di Ketapang. Yaitu kasus illegal logging,” timpalnya.

Selanjutnya, kejahatan bidang pertambangan delapan kasus, bidang perkebunan tujuh kasus. Ditambah lagi kasus perlindungan pengan dan konsumen tiga kasus dan korupsi satu kasus serta ITE satu kasus.

“Jadi sepanjang 2017, kasus paling banyak terjadi di Ketapang adalah pencurian. Yakni 215 kasus,” tutupnya.(absa).

Leave a Reply

Your email address will not be published.