Puluhan Guru Ikuti Pelatihan Diseminasi Office 365

IGI Ketapang
Peserta pelatihan berpoto bersama usai kegiatan, Minggu (28/1)

KETAPANGNEWS.COM—Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Ketapang bekerjasama dengan microsoft Indonesia melaksanakan kegiatan diseminasi office 365, Sabtu 27 hingga 28 Januari kemarin, di SMP Negeri I Ketapang. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 44 peserta, baik guru maupun dari Dinas Pendidikan.

Ketua IGI Ketapang, Supriadi SPd mengatakan, diseminasi office 365 yang dilakukan IGI Ketapang adalah sebuah kegiatan pertama kali di Kalimantan Barat (Kalbar), dan akan akan dilaksanakan juga di kota Pontianak. Dimana dalam pelaksanaan pelatihan IGI menghadirkan microsoft.

Menurutnya, microsoft office 365 adalah salah satu software yang sangat berguna untuk dunia pendidikan. Terlebih dalam pelatihan banyak aplikasi-aplikasi yang dipelajari, salah satunya onedrive. Manfaat Aplikasi ini sangat besar, diantaranya menyimpan file penting dengan kapasitas besar.

Selanjutnya class note, yang juga merupakan salah satu aplikasi jari di kegiatan kali ini. Manfaat dari aplikasi ini guru dapat membuat kelas tidak terbatas oleh ruang dan waktu, artinya seorang guru dapat melakukan aktivitas belajar mengajar di luar jam pelajaran.

“Itu mungkin sedikit dari beberapa aplikasi pemanfaatan office 365 dunia pendidikan. Masih banyak aplikasi aplikasi lain yang sangat bermanfaat bagi dunia pendidikan,” katanya.

Oleh karenanya, IGI Ketapang terus berkomitmen mengadakan pelatihan-pelatihan produktif dalam kepentingan dunia  pendidikan. Sehingga memiliki output dengan target satu juta guru terlatih di tahun 2018, yakni sesuai dengan target IGI nasional.

“Jadi bukan hanya sekedar seremonial saja, peserta datang kemudian mendengarkan pembicara selanjutnya pulang ke rumah. Namun ada hasil yang bermanfaat,” tuturnya.

Tak hanya pelatihan microsoft , IGI juga sudah menyiapkan program-program kegiatan di tahun 2018. Diantaranya sagusaku, atau satu guru satu buku. Kemudian kegiatan penilaian berbasis Android.

“Itu dilakukan lantaran selama ini, dalam mengoreksi hasil ulangan umum siswa, guru masih menggunakan cara manual. Tetapi di IGI akan merubah semua itu jadi berbasis Android,” lanjutnya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.