Yogi Mualaf Cilik, Sudah Khatam Al Quran

73 anak diwisuda Khataman Al Quran di ponpes Hidayaturrahman

IMG-20171217-WA0004
Yogi dirangkul Pimpinan Ponpes saat memberikan kata sambutan diacara wisuda khataman Al Quran.

KETAPANGNEWS.COM – Pondok Pesantren Hidayaturrahman Desa Sukabangun, Kecamatan Delta Pawan menggelar wisuda khataman Al qur’an terhadap 73 anak yang satu diantaranya adalah Muhammad Yogi (8) seorang mualaf cilik yang baru 3 bulan memeluk agama islam.

Tampak wajah bahagia terpancar dari Yogi, dirinya beberapa kali tersenyum ketika melihat ratusan undangan yang hadir dalam acara wisuda khataman qur’an sekaligus acara maulid nabi besar Muhammad 1439 H.

Bahkan, saat dipanggil maju kedepan oleh pemimpin Ponpes Hidayaturrahman, Yogi sempat diminta untuk membaca ayat suci al-qur’an surat al-fatiha. Yogi membaca ayat tersebut dengan lancar, seketika para undangan yang hadir bertepuk tangan.

Pimpinan Ponpes Hidayaturrahman, Ustad Jema’ie Makmur mengaku senang lantaran pihaknya bisa melaksanakan wisuda khataman qur’an terhadap 73 orang anak yang menimba ilmu ditempatnya.

“Kegiatan hari ini selain memperingati maulid nabi besar Muhammdad, kita ada wisudah khtaman qur’an 73 anak, satu diantaranya Yogi yang baru tiga bulan masuk Islam,” katanya Minggu (16/12).

Ia melanjutkan, dirinya sangat bersyukur Yogi yang juga merupakan anak angkatnya bisa dengan cepat dan mudah belajar al-qur’an, bahkan meskipun baru beberapa bulan menjadi mualaf Yogi saat ini sudah bisa membaca al-qur’an.

“Bahkan untuk mengajinya yogi sudah pindah ke qur’an besar,” ucapnya.

Ia menambahkan, selama kurang lebih dua bulan belajar mengaji, Yogi terlihat sangat antusias bahkan dalam sehari Yogi biasanya mengaji sebanyak tiga kali. Menurutnya hal ini merupakan kesungguhan dan ketulusan nurani Yogi yang ingin belajar tentang Islam.

“Yogi aktif, sehari tiga kali mengaji, biasanya pagi, setelah pulang sekolah dan malam hari, saya senang dengan semangatnya,” ungkapnya.

Ia mengaku, selama belajar mengaji di Ponpesnya, banyak masyarakat yang memberikan dukungan terhadap yogi, tak jarang ada masyarakat yang memberinya uang, bahkan biaya wisuda khataman qur’an Yogi digratiskan lantaran ada masyarakat yang memberi bantuan.

“Tak hanya dukungan datang dari teman-temannya yang setia menemaninya mengaji. Saya berharap yogi dapat tumbuh besar dan terus mendapat ilmu dan berkah dan kelak bisa menjadi ulama yang bisa mendakwakan agama ini ke banyak orang,” katanya.

Sementara Orangtua Kandung Yogi, Mariana Erie Yantie mengaku senang melihat Yogi bisa membaca al-qur’an. Menurutnya Yogi sangat semangat untuk belajar mengaji.

“Dia sendiri yang mau belajar mengaji, termasuk belajar ke Ponpes Hidayaturrahman ini,” jelasnya.

Ia melanjutkan, memang sebelum memutuskan menjadi mualaf Yogi sudah kerap belajar mengaji, namun setelah menjadi mualaf Yogi semakin semangat untuk mengaji, bahkan dalam sehari bisa tiga kali ia belajar mengaji.

“Kalau pagi ditempat Bu Jubai, siang sehabis pulang sekolah dan malam hari mengaji di tempat ustads jema’ie,” ujarnya.

Ia menambahkan, dirinya beserta keluarga mendukung keinginan Yogi ingin terus belajar tentang agama barunya, meskipun diakuinya kalau dirinya berbeda agama dengan sang anak. Bahkan komitmen mendukung Yogi dimulai dirinya dari hal-hal kecil seperti membangunkan yogi ketika mau sholat subuh.

“Setiap ibadah saya ingatkan, kadang dia minta bangunkan subuh saya bangunkan dia, kami keluarga mendukung Yogi meskipun kami berbeda keyakinan,” pungkasnya. (dra).

One Response to "Yogi Mualaf Cilik, Sudah Khatam Al Quran"

  1. slamet riyadi   17 December, 2017 at 3:25 pm

    pondok pesantren Hidayaturrahmam Desa Kalinilam. bukan desa sykabangun

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.