PT WHW AR Dinilai Perhatikan Lingkungan Hidup

IMG-20171207-WA0000
Pabrik WHW di Kendawangan Ketapang Kalbar.

KETAPANGNEWS.COM – Bagi sebuah perusahaan, persoalan lingkungan hidup menjadi hal utama sebagai syarat untuk mengekspor barang produksinya. Logikanya, jika kegiatan lingkungan hidupnya tidak bermasalah maka perusahaan bisa melakukan ekspor.

Hal tersebut terbukti, misalnya seperti PT WHW yang telah mampu melakukan ekspor bahkan menembus angka 1,1 juta ton. Demikian pernyataan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Lingkungan Hidup Kabupaten Ketapang, Ir H Sukirno saat dimintai pendapat mengenai keberadaan WHW AR, Rabu (6/12) di Ketapang.

“Kalau dia (WHW AR) bisa melakukan ekspor, artinya urusan lingkungannya tidak Ada masalah. Karena ada indikatornya yang apabila tidak terpenuhi bisa membuat ekspornya di stop,” kata Sukirno.

Lebih lanjut, walau WHW AR sempat mengalami kendala ketika ingin mengajukan ekspor, yaitu pada masalah ijin limbah dalam kegiatan produksi. Namun hal tersebut bisa langsung diselesaikan setelah dinas lingkungan hidup melakukan verifikasi.

“Kemarin terkendala satu itu, tapi kita verifikasi, kita cek dan kita berikan, sehingga mereka (WHW) bisa melakukan ekspor. Hanya satu itu saja kendalanya, tapi sudah kita selesaikan karena masalahnya juga tidak terlalu serius dan sebelumnya juga mereka sudah melakukan ekspor,” ungkap dia.

Menurutnya, keberadaan WHW AR secara umum memberikan dampak positif bagi masyarakat di Kalimantan Barat. Karena dengan melakukan ekspor, artinya sudah ada output yang diberikan untuk masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Kalau secara khusus dilingkungan berarti tidak ada masalah. Karena sampai hari ini aman, tidak ada informasi yang negatif,” sebutnya.

IMG-20171207-WA0001
Pelabuhan WHW di Kendawangan Ketapang Kalbar.

Sementara itu, Direktur WHW AR, Stevi Thomas menuturkan, dalam menjalankan produksinya WHW AR tetap bertanggungjawab terhadap kegiatan lingkungan di sekitar pabrik dan masyarakat. WHW sendiri telah menyediakan gudang TPS Limbah B3 untuk menampung setiap limbah hasil produksi.

“Kami juga melakukan pengukuran kualitas udara, melakukan pemantauan flora dan fauna, serta mengambil sampel air untuk diteliti,” tutur Stevi.

Sebelumnya, WHW AR dalam kurun waktu satu tahun telah melakukan ekspor 1,1 juta ton alumina ke sejumlah negara. Ekspor ini melengkapi target yang ditentukan WHW AR yaitu 1 juta ton per tahun.

Ekspor alumina milik WHW AR masih ke negara Tiongkok, dan berharap dapat tersebar hingga ke seluruh dunia.(adv/absa).

Leave a Reply

Your email address will not be published.