Polres Ajak Semua Pihak Tangkal Isu Sara Dalam Pemilu

Rakor Lintas Sektoral

Rakor Polres
Rakor Lintas Sektoral.

KETAPANGNEWS.COM Kepolisian Resort Ketapang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Pilkada 2018 yang dihadiri seluruh Kapolsek diwilayah hukum Polres Ketapang, Panwaslu Kabupaten Ketapang, KPUD Ketapang, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat serta Pemerintah Daerah (Pemda) Ketapang, di aula Mapolres Ketapang, Selasa (28/11).

Kapolres Ketapang, AKBP Sunario dalam sambutannya mengajak seluruh kompenen masyarakat baik tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat termasuk para penyelenggara pemilu untuk bersinergi dan bersama-sama menjaga kekondusifan wilayah serta menciptakan pemilu yang bersih dan berjalan aman dan sukses.

“Mari bersama-sama menjaga kekondusifan wilayah Ketapang agar pelaksanaan pemilu berjalan sukses dan aman,” ajaknya, Selasa (28/11).

Ia melanjutkan, kepada para tokoh masyarakat, agama dan adat agar bisa bekerjasama menciptakan keamanan selama Pilkada selain bersinergi diharapkan untuk tidak membawa isu-isu agama dan suku pada saat Pilkada menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Ketapang tempat tinggal kita bersama, jadi harus kita jaga bersama, jangan sampai ada pihak-pihak atau oknum yang ingin membuat Ketapang tidak aman, terutama pada saat Pilkada jangan sampai ada yang membawa isu agama, isu suku yang dapat berpotensi memecah belah kita yang merupakan sesama masyarakat Kabupaten Ketapang,” pesanya.

Ketua Panwaslu Kabupaten Ketapang, Hadianto mengaku menyambut baik Rakor lintas sektoral yang digelar oleh Polres Ketapang. Menurutnya dalam Rakor banyak hal yang disampaikan terkait kesiapan Pilkada 2018.

“Karena kami punya tujuan sama melaksanakan kegiatan hanya saja saat Polres yang mengadakan dan tentu kami sangat terbantu dalam hal ini untuk mensosialisasikan persiapan pemilu dan mensukseskan pemilu,” ungkapnya.

Apalagi, menurutnya dalam Rakor banyak pihak yang hadir. Terkait persiapan Panwas sendiri menurutnya secara organisasi pihaknya baik ditingkat Kabupaten maupun Kecamatan sudah siap, tinggal saat pihaknya menunggu surat edaran dari Bawaslu RI tentang pembentukan pengawas ditingkat desa atau PPL.

“Itu sambil berjalan, yang jelas saat pengawasan sudah terus kita lakukan, kita mengajak masyarakat untuk turut serta mengawasi dan tidak segan melaporkan ke kami baik melalui tingkat Panwascam maupun langsung ke Panwas Kabupaten jika menemukan penyimpangan tentang pemilu, karena kami terbuka untuk menerima laporan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya meminta setiap Panwascam untuk dapat fokus dalam menjalankan tugas termasuk pada tahapan-tahapan pemilu yang saat ini sudah berjalan.

“Dan yang terpenting bekerja profesional, bertanggung jawab dan jujur,” pungkasnya.(dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published.