Pilkades Betenung Terancam di Boikot

Berita-ilustrasi-pilkades-1
Pilkades- Ilustrasi.

KETAPANGNEWS.COM Calon Kepala Desa Betenung, Kecamatan Nanga Tayap, Hasan Asari Oramahi bersama calon kepala desa lainnya mengancam akan memboikot pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) Desa Betenung jika panitia seleksi tingkat kabupaten tidak menggelar tes akademik ulang.

Desakan tes ulang tersebut, lantaran dirinya dan salah satu calon kades lainnya merasa dirugikan dan menduga adanya kecurangan yang menyebabkan pihaknya tidak lulus dalam tes akademik yang digelar beberapa hari lalu.

Hasan Asari Oramahi mengaku terkejut ketika mengetahui hasil tes yang dikeluarkan panitia yang menyatakan dirinya tidak lulus tes akademik.

“Padahal saya bisa menjawab soal-soal pertanyaan, dari 50 soal hanya 9 soal yang saya ragu, apalagi nilai yang lulus paling tinggi hanya 60 sekian selainnya ada yang 50 an,” ungkapnya kepada wartawan Selasa (24/10).

Menurutnya, dari 8 Calon Kades yang mengikuti tes akademik, 5 calon yang dinyatakan lulus diantaranya hanya menggunakan ijazah paket dan ada pula yang hanya menggunakan surat keterangan ijazah hilang.

“Kami menduga ada permainan untuk menjatuhkan saya, karena pemilihan kades betenung kandidat yang kuat saya dan pak Asmano dan saya berdua dinyatakan tidak lulus padahal pendidikan formal saya jelas, sedangkan yang tiga dari lima orang lulus validasi sekolahnya meragukan,” tuturnya.

Ia menambahkan, sebelumnya juga panitia dari Desa dan Kecamatan telah menyatakan kalau yang lolos kelayakan administrasi hanya berempat, namun dalam pelaksanaannya panitia Kabupaten tidak mendengar hal itu dan terdapatlah 8 orang yang akhirnya mengikuti tes akademik yang satu diantaranya berijazah paket, dua menggunakan surat keterangan ijazah hilang.

Ia mengungkapkan dirinya dan beberapa calon kades lain yang tidak lulus tes merasa ada kejanggalan.

“Untuk itu kami mendesak dilakukan tes ulang, kalau tidak kami akan melakukan boikot agar Pilkades di Desa Betenung ditunda sampai dugaan ini terbongkar,” tegasnya.(dra)

One Response to "Pilkades Betenung Terancam di Boikot"

  1. benny wijaya   24 October, 2017 at 2:25 pm

    Saya juga merasakan hal yang sama pak, hari senin tgl 23 okt kmarin,saya mendatangi kantor pmpd, saya hanya mendesak pihak pmpd utk mengeluarkan lembar jawaban saya & kunci jawaban,.ternyata mereka hanya mengeluarkan lembar jawaban saya & kunci jawaban! Saya koreksi, saya mendapat nilai 50, saya agak ragu! Nah, ada kejanggalan saat saya meminta lembar soal saya,mereka bilang, maaf lembar soal tidak bisa saya keluarkan!!!!

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.