Pasar Rangge Sentap Cukup Tampung Pedagang H Bujang Hamdi

Sat Pol PP
Sat Pol PP Ketapang saat memasang pengumuman agar pedagang pasar H Bujang Hamdi berhenti beroperasi, Selasa (10/10).

KETAPANGNEWS.COM—Terhadap akan dipindahkannya para pedagang pasar Haji Bujang Hamdi ke Pasar Rangge Sentap oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Ketapang dalam waktu dekat, Sekretaris Disperindagkop, Eldianto menegaskan bahwa Pasar Rangge Sentap cukup untuk menampung seluruh pedagang dari Pasar H Bujang Hamdi.

Dikatakan Eldianto, berdasarkan pendataan dari Disperindagkop Ketapang, Jumlah pedagang yang berjualan di Pasar H Bujang Hamdi sebanyak 130 orang lebih. Terdiri dari beberapa pedagang, seperti pedagang barang kelontong, sayur, sembako dan penjual ikan.

“Jika pedagang tersebut dipindah ke Rangge Sentap, kuotanya mencukupi. Ditambah kita juga sudah membangun 24 kios baru. Tapi tinggal kemauan pedagang saja, apakah mereka mau ikut kami atau tidak. Ketika tidak, sesuai apa yang dikatakan pihak Pol PP maka akan diambil tindakan tegas,” kata Eldianto, Selasa (10/10) di lokasi pasar.

Kemudian, terkait jika terjadi sepinya pembeli setelah dipindah, pihaknya akan berupaya mensosialisasikan. Sehingga ada kemungkinan dan kebijakan Pemda mengenai perbaikan tentang aturan keluarga pegawai, dimana diharuskan atau diwajibkan belanja dipasar daerah.

Ia menambahkan, mengenai jumlah pasar illegal, menurutnya jika standar pasar seperi H Bujang Hamdi di Ketapang hanya satu. Namun kalau dibawah dari ini ada dua. Seperti satu diantaranya berada di Jalan Diponegoro yang merupakan pedagang sayur.

Dengan demikian, ia mengaku akan melakukan penertiban secara keseluruhan. Hanya saja dilakukan secara bertahap.

“Setelah melakukan eksekusi di pasar H Bujang Hamdi, maka akan lanjut kepasar ilegal yang berada diseputar kota Ketapang, khususnya di Kecamatan seperti Delta Pawan, muara pawan dan Benua Kayong,” ujarnya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.