Kirab Pemuda Indonesia Sambangi Ketapang

Sekda Drs HM Mansyur M.Si, menandatangani titik singgah peserta Kirab Remaja Indonesia yang melintasi 100 kota dan Kabupaten dilapangan Tanjungpura Ketapang
Sekda Drs HM Mansyur M.Si, menandatangani titik singgah peserta Kirab Remaja Indonesia yang melintasi 100 kota dan Kabupaten dilapangan Tanjungpura Ketapang Selasa (10/10).

KETAPANGNEWS.COM– Kedatangan Peserta Kirab pemuda Indonesia, di Kabupaten Ketapang disambut langsung oleh Bupati Ketapang yang diwakili oleh Sekda Drs HM Mansyur.M.Si, dengan ritual penyambut adat dayak Pesaguan Ketapang berupa adat pancung buluh muda.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Tanjungpura Ketapang, Selasa (10/10), dilakukan seremoni penyambutan peserta Kirab Pemuda Indonesia yang diikuti sebanyak 68 peserta pemuda-pemudi tanah air dari 34 Provinsi di Indonesia.

Kirab Pemuda Nusantara 2017 dimulai dari Pulau Miangas di perairan Indonesia paling utara, di mulai sejak 26 September 2017 sampai dengan 6 Desember 2017 melintasi 100 Kabupaten dan Kota di Seluruh Indonesia,

Dalam sambutan Bupati Martin Rantan SH yang disampaikanSekda Drs.H.M.Mansyur M.Si mengucapkan atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang Bupati menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas kedatangan para peserta kirab pemuda di Kabupaten Ketapang.

Disampaikan Sekda Mansyur, Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pemuda dan Olah raga yang melaksanakan kegiatan dalam bentuk kirab Pemuda tahun 2017, dimana Kabupaten Ketapang ditetapkan sebagai titik singgah dalam merajut dan menjaga kebhihenakaan serta keutuhan NKRI.

Disampaikan Sekda Bupati berharap semoga dengan kehadiran para peserta di Kabupaten Ketapang menjadi motivasi untuk para pemuda dalam bekarya dan berprestasi semoga kirab pemuda akan terus doprogramkan oleh kementerian Pemuda dan Olah raga Republik Indonesia dalam rangka menanamkan jiwa dan gelora ksatria serta kebhinekaan para pemuda Indonesia agar kebhinekaan terjaga dengan baik.

Perwakilan Kemenpora Kahiril Adha mengatakan peserta kirab yang berjalan dari kota Sampit menuju Ketapang cukup melelahkan, namun mereka tetap tersenyum dan bergembira para peserta dari 34 provinsi dan perwakilan dari Organisasi Kepemudaan.

“Kirab remaja ini program pertama Kemenpora dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan para pemuda yang nilai-nilai nasionalisme saat ini mulai luntur,“ ucapnya.

Menurutnya untuk itulah dimunculkan kembali kirab Pemuda suatu program penyatuan pemahaman dalam meningkatkan rasa nasionalisme diantara kalangan pemuda.

Dipaparkan Kahiril Pemuda berusia dari 16 sampai 30 tahun merupakan suatu estapet kepemimpinan yang akan datang, mungkin saat ini kita melihat para pemuda berbaris didepan kita tetapi suatu masa yang akan datang mereka akan menggantikan kita sebagai pimpinan-pimpinan dimasa yang akan datang.

“Estapet kepemimpinan harus berlangsung tidak boleh mandek apa lagi berhenti, “ ucapnya.

Menurutnya lagi tentunya setiap kita mempunyai cita-cita dan harapan yang besar, oleh sebab itu pemuda haruslah mempunyai mimpi yang besar tentang bangsa ini, karena bangsa ini adalah bangsa yang besar, bangsa yang kuat dan tidak boleh dipisahkan satu sama lain semua bersatu padu dan itulah Indonesia karena NKRI adalah harga mati.

“Program kelliling Inodnesia selama 72 hari adalah cara menumbuhkan rasa nasionalisme dikalangan adik- adik peserta maupun adik adik yang hadir pada saat ini,“ terang Kahiril.

Peserta kirab ini dijelaskan Kahiril berasal dari 34 provinsi yang berbeda mereka bersatu dalam budaya, kulture yang berbeda hadir di Ketapang ini dalam rangka mengetahui bagai mana budaya di Ketapang ini.

“Keberagaman suku keberagaman budaya keragaman bahasa merupakan anugerah dari Allah SWT, “ tuntasnya.(adv/dra).

Leave a Reply

Your email address will not be published.