Kajari : Laporkan ! Jika Ditemukan Penyimpangan Proyek Pembangunan

Kejari
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ketapang, H. Joko Yuhono (kiri) saat diwawancara awak media di ruanganya Rabu (4/10).

KETAPANGNEWS.COM – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ketapang, H. Joko Yuhono mengajak semua pihak khususnya Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di Ketapang, untuk bersama-sama mengawasi proyek pembangunan di Ketapang dengan segera melaporkan jika terjadi penyimpangan dalam pembangunan baik yang masuk dalam pengawasan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) maupun bukan.

“Melalui TP4D sangat terbuka terhadap laporan yang disampaikan baik oleh masyarakat maupun Lembaga Swadaya Masyarakat, lantaran dalam melakukan pengawasan tentu peran aktif semua pihak sangat penting,” katanya Rabu (4/10) diruang kerjanya.

Ia mengatakan, keberadaan TP4D harus diketahui untuk mencegah adanya penyimpangan, yang mana TP4D hanya sebatas melakukan pendampingan dan analisa serta telaah berkaitan dengan hukum tidak mengenai hal teknis.

“keberadaan TP4D diharapkan dapat membantu mencegah adanya penyimpangan dalam suatu pembangunan, terutama pembangunan yang mendapat pengawasan TP4D,” ujarnya.

Namun ia berharap selain pihaknya, pihak terkait lainnya seperti LSM dapat membantu dalam hal pengawasan suatu pembangunan.

“Jadi kalau teman-teman LSM ada temuan baik pada pembangunan yang mendapat pengawasan TP4D maupun bukan, silahkan sampaikan ke kita, biar kita bersama melakukan pengontrolan,” ucapnya.

Menurutnya tidak semua hal diketahui oleh TP4D, terlebih dalam melakukan pendampingan terhadap proyek pembangunan, pihaknya hanya sebagai mendampingi dalam hal hukum, sedangkan persoalan teknis pekerjaan merupakan tanggung jawab pengawas teknis kegiatan..Semakin banyak pengawasan dilakukan maka semakin meringankan kerja TP4D.

“Karena tidak semua TP4d tau, jadi silahkan laporkan jika ada temuan karena mencegah jauh lebih baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan TP4D sama sekali tidak mengambil peran fungsi pengawasan LSM dan pihak lainnya, menurutnya LSM dapat tetap menjalan fungsinya dan bekerjasama dengan turut melaporkan jika ada temuan penyimpangan dalam suatu pembangunan.

“Jadi jangan sampai ada LSM atau apa yang merasa tugasnya di ambil, sebab apa yang kita jalankan melalui TP4D tujuannya agar mencegah terjadi penyimpangan agar pembangunan bisa dilakukan dengan lebih baik, efesien dan efektif,” terangnya.

Ia berharap laporan yang disampaikan LSM maupun pihak-pihak lainnya disampaikan sebelum pelaksanaan pekerjaan selesai, sehingga dapat langsung bisa dilakukan pengecekan secara langsung dan dicarikan solusi dalam menanggulanginya.

“Kalau bisa laporan disampaikan sebelum kerjaan selesai, kalau kerjaan telah selesai kemudian melaporkan soal teknis kurang ini itu, berarti pekerjaan yang ada harus dibongkar sehingga terkesan mencari kesalahan,” ungkapnya.

Untuk itu jika dari awal mengetahui adanya penyimpangan maka langsung laporkan agar bisa sama-sama dilakukan pengecekan dan memberikan langkah-langkah sesuai aturan yang ada.(dra)

One Response to "Kajari : Laporkan ! Jika Ditemukan Penyimpangan Proyek Pembangunan"

  1. slamet riyadi   5 October, 2017 at 9:26 pm

    sekarang ini oknum lsm menjadi beban . karena ketika ada pembangunan yang di datangi LSM mereka sering mencari amplop.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.