Bangun Bandara Internasional, Pemda Ketapang Bentuk Tim

Kadishub Ketapang
Kepala Dinas Perhubungan Ketapang, Joko Prastowo.

KETAPANGNEWS.COM— Terkait persiapan dibangunnya Bandara Rahadi Oesman di Desa Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS), Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Ketapang, Joko Prastowo mengungkapkan saat ini Bupati sudah melayangkan surut ke Kementerian Perhubungan dan proposal untuk relokasi.

Selain itu, untuk lebih fokus menangani relokasi khusus bandara, diakui Joko, Bupati telah membentuk tim untuk mempersiapkan calon lokasi yang nantinya akan di SK kan. Dimana salah satu dalam tim tersebut adalah Dishub.

“Sejauh ini tim sudah dua kali kelapangan untuk melakukan pemeriksaan kondisi lahan dan tanahnya,” kata Joko Prastowo, Rabu (11/10) saat ditemui diruang kerjanya.

Sementara persiapan lain, dikatakannya juga sudah ada rekomendasi dari Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar). Secara otomatis Bupati Ketapang akan melakukan audiensi informasi awal terkait lokasi yang akan dibangun bandara.

Terhadap izin lokasi dari Kementerian, menerutnya melalui berbagai tahapan, diantaranya tahapan administrasi dan tekhnis. Namun untuk tahapan tekhnis belum dilakukan. Lantaran harus ada kajian dari pihak ketiga, baik kajian pertumbuhan ekonomi, lingkungan, penerbangan.

“Intinya banyak kajian yang harus dipersiapkan untuk mendukung izin lokasi dari Kementeria. Bahkan sosialisasi kepada masyarakat juga belum dilaksanakan. Dan akan dilaksanakan setelah mendapat izin lokasi,” ujarnya.

Ia menambahkna, jika dilihat dari lokasi, lokasi yang akan dibangun bandara sangat potensi sekali. Belum lagi juga akan dibangun pelabuhan Internasional. Serta status jalan akan naik menjadi jalan nasional. Sehingga Ketapang akan cepat berkembang.

“Mudah-mudahan, adanya program ini semua masyarakat bisa mendukung. Karena ini merupakan bagian pengembangan daerah. Terlebih juga memberikan dampak ekonomi bagi Kebupaten Ketapang, khususnya masyarakat sekitar,” harapnya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.