Hotel Asana Nevada Ketapang Resmi Beroperasi

Hotel Nevada
Pemotongan pita oleh Direktur Utama Aero Wisata Hotels Managemen Doddy Virgianto dan Direktur Utama dari PT. Sinar Nevada Ketapang Bapak Erwin Setiawan Kamis (7/9).

KETAPANGNEWS.COM – Hotel Asana Nevada Ketapang resmi beroperasi. Hotel yang merekrut sedikitnya 40 tenaga kerja lokal ditandai dengan pembukaan kain merah yang selama ini menutup logo hotel dalam rangkaian kegiatan Soft Opening, Kamis (7/9) pagi.

General Manager Brand Asana, Hadi Sutrisno mengatakan, Asana Nevada Ketapang merupakan hotel ke 16. Namun untuk di Kalbar memang baru ada di Kabupaten Ketapang. Menurutnya pemilihan Ketapang sebagai lokasi Asana Nevada melihat perkembangan Ketapang yang semakin maju.

“Selain memiliki banyak perusahaan yang induknya berada di Jakarta, di Ketapang banyak lokasi-lokasi menarik wisatawan luar serta daerah yang banyak dimasuki investor,” katanya Kamis (7/9).

Ia menjelaskan, selain menawarkan kamar-kamar hotel dengan pelayanan terbaik, pihaknya juga turut menyediakan makanan khas Indonesia dan lokal kepada para tamu yang menginap.

“Selain pelayanan kita juga menyedikan makanan khas Indonesia dan juga daerah misalkan, Ketapang ada seafod, ale-ale, sebagai bentuk promosikan kepada para tamu yang datang dari luar khususnya,” jelasnya.

Sementara General Maneger (GM)
Hotel Asana Nevada Ketapang, Azhar E Harahap mengatakan, sebelum rangkaian kegiatan Soft Opening dimulai pada Rabu (6/9) malam dengan menggelar syukuran bersama warga sekitar dan anak yatim piatu. Syukuran untuk memohon doa restu dengan masyarakat.

“Kalau kita akan eksis di Ketapang, dan hari ini (Kamis-red) secara simbolis dilakukan pemotongan kain penutup logo hotel dan menandakan kalau kita sudah beroperasi dan melayani para tamu,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya sendiri menyediakan 88 kamar dengan fasilitas modern dan memiliki empat tipe kamar mulai dari Superior, Superior dengan Balkon, Deluxe dan Suite.

“Tapi belum semua kamar kita buka, karena masih ada yang sedang proses pengerjaan dan kita targetkan akhir Oktober nanti selesai dan baru akan langsung dilakukan Grand Opening,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya sendiri memprioritaskan warga lokal untuk bekerja di tempatnya, yang mana dari total 50 karyawan yang ada sekitar 40 an merupakan warga asli Ketapang dan 10 persen merupakan warga sekitar hotel.

“Jadi kita prioritas warga lokal, meskipun baground bukan diperhotelan, tapi karena tanggung jawab makanya mereka kita beri pelatihan, dengan tujuan keberadaan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar khususnya,” pungkasnya.(dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published.