Dewan Pendidikan Kalbar Gelar Rakor

Rakor Dewan Pendidikan
Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Ekonomi, Ir Anna Veridiana Imam Kalis MP saat membuka kegiatan Rakor Kalimantan Barat.

KETAPANGNEWS.COM, Pontianak—Dewan Pendidikan Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Kepala Dinas, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota se Kalbar, Kamis (27/9) hingga (29/9), di Grand Mahkota Hotel.

Rakor yang dibuka Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Ekonomi mewakili Gubernur Provinsi Kalbar, Ir Anna Veridiana Imam Kalis MP tersebut bertemakan “optimaliasi sumber daya dalam meningkatkan kualitas pendidikan Kalbar”

Dalam sambutannya, Anna Veridiana Imam mengatakan, diselenggarakannya kegiatan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Kalabar.Serta memotivasi agar saling bersinergi dan saling menguatkan dalam membangun dunia pendidikan.

“Semoga melalui kegiatan ini dapat memotivasi untuk saling bersinergi membangun dunia pendidikan di Kalbar yang lebih berkualitas dan bermartabat,” kata Anna dalam sambutannya.

Sebagaimana diketahui, dunia saat ini sangat berbeda dengan dunia dibeberapa dekade lalu. Dimana kemajuan teknologi informasi dan komunikasi berkembang begitu cepat. Sehingga memiliki pengaruh bagi berbagai aspek kehidupan, termasuk pada dunia pendidikan.

“Perubahan yang begitu cepat, dan revolusi teknologi menjadi pendorong perubahan yang akan berpengaruh pada cara hidup kita, cara kita bekerja, dan tentu juga cara kita belajar,” ujar dia.

Dengan demikian, dirinya mengajak seluruh dewan pendidikan Provinsi dan Kabupaten/kota untuk dapat memberikan dukungan terhadap peningkatan mutu pendidikan. Yaitu dengan memberikan pertimbangan, arahan, dan pengawasan.

Terlebih, hal tersebut telah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Bahwa tugas utama Dewan Pendidikan adalah menghimpun, menganalisa, dan merekomendasikan kepada pemerintah atas keluhan, saran, ktirikan, dan aspirasi masyarakat mengenai masalah-masalah pendidikan.

Tentu sebagai lembaga yang mandiri, Dewan Pendidikan memiliki fungsi kontrol, fungsi Pengawasan dan fungsi mediator antara masyarakat dengan lembaga pendidikan.

“Jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk membangkitkan semangat kebersamaan dan sinergisitas  kita, karena kita ketahui bahwa pendidikan adalah tanggungjawab kita semua, baik pemerintah, masyarakat dan satuan pendidikan,” ajaknya

Menurutnya, ketiga pilar tersebut harus saling mendukung, saling menopang dan saling menguatkan. Sehingga akan terwujud pendidikan yang berkualitas serta dapat mengantarkan generasi penerus bangsa menjadi generasi cerdas, kreatif, inovatif, dan penuh kejayaan dimasa mendatang.(dian/absa).

Leave a Reply

Your email address will not be published.