Kedatangan Chelsea Foundation Jadi Sejarah Bagi Ketapang

Chelsea Foundations
Para pelajar yang akan dilatih menyambut kedatangan Bupati Ketapang, Martin rantan SH dan tiga pelatih Chelsea Foundations, Senin (21/8).

KETAPANGNEWS.COM—Cargill bekerjasama dengan Chelsea Football Club Foundation menyelenggarakan festival sepak bola selama seminggu penuh di Kalimantan Barat (Kalbar) dan Sumatera Selatan, Indonesia. Tujuannya untuk menginspirasi anak-anak dan masyarakat setempat.

Cargill Football Festival 2017 pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Ketapang, Kalbar, Senin (21/8) di lapangan sepak bola Tanjungpura. Acara diresmikan langsung oleh Bupati Ketapang, Martin Rantan SH.

Dalam pelatihan, melibatkan tiga pelatih Chelsea Fondation, yakni Keith Harmes, Dean Steninger dan Ben Mitchell yang memimpin klinik pelatihan sepak bola untuk anak-anak dan para pelatih dari akademi sepak bola di Kota tersebut.

Bupati Ketapang, Martin Rantan mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) Ketapang merasa terhormat bahwa Cargill dan Chelsea Foundation telah memilih Ketapang sebagai lokasi pertama festival sepak bola yang berlangsung selama satu minggu di Indonesia.

Bupati Terima Penghargaan
Bupati Ketapang, Martin rantan SH menerima penghargaan dari pelatih Chelsea Foundations, Senin (21/8)

“Semoga moment ini terus berlanjut, sehingga bisa membantu dalam meningkatkan kemampuan pemain lokal kami di Ketapang,” kata Martin saat konferensi pers, Senin (21/8) di lokasi latihan.

Menurut Martin, dengan menseponsori kegiatan festival indonesia, cargill telah menunjukkan kepercayaan pada potensi masyarakat Ketapang. Serta komitmen untuk mengembangkannya.

“Saya harap, kerjasama yang erat seperti ini dapat tetap berlanjut guna kemajuan olahraga, khususnya sepak bola,” harap Martin.

Martin juga menuturkan, moment ini hendaknya menjadi sejarah di Ketapang. Sehingga dari hasil pelatihan ini menghasilkan ilmu pengetahuan yang nantinya akan membesarkan sepak bola di Ketapang.

“Tentu dengan kedatangan pelatih Chelsea Fondation ke Ketapang menjadi sejarah. Kemudian juga dapat berbagi ilmu pengetahuan tentang sepak bola,” tuturnya.

Ia menambahkan, kegiatan serupa diharapkannya tidak hanya dilakukan oleh Cargill, tetapi perusahaan lain juga memiliki kepedulian yang sama. Terlebih untuk mengembankan olah raga, pihak swasta dan pemerintah harus bersinergi.

“Keberlangsungan ini juga merupakan hasil kerjasama Pemerintah, Cargill dan Chelsea Fondations. Jadi kalau Cargill kan mengembangkan sepak bola, perusahaan lain misalnya voli dan lain-lain,” timpalnya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.