Gusti Iwan Promosikan Kopi Kayong Utara Sampai Tamrin City Jakarta

Gusti Iwan
Gusti Iwan Darmawan pelopor dari Kopi Jalanan (Kojal) Kayong Utara saat diwawancara awak media- Hardi

KETAPANGNEWS.COM, Kayong Utara –Gusti¬†Iwan Darmawan mempromosikan kopi Kayong Utara melalui Kopi Jalanan (kojal), bersama Dinas Sosial Pemberdaya Masyarakat Desa.

Gusti juga akan membawa Kopi Kayong Utara ke Palangkaraya pada 18 September mendatang. Untuk kegiatan tersebut, Gusti menyiapkan 20 kilo kopi dari Desa Podorukun dan wilayah lainya di KKU.

Warga Pontianak yang berperan sebagai pelopor dari Kopi Jalanan (Kojal) yang kini gencar membawa Kayong Utara untuk di promosikan di seluruh wilayah Indonesia juga menyampaikan, jika wilayah-wilayah di Kayong Utara memiliki potensi yang cukup baik dari hasil kopi.

“Kalau untuk kopinya saya ambil di Desa Podorukun, Kecamatan Seponti, ada juga dari Teluk Batang, dan juga Desa Sungai Jambu, wilayah- wilayah ini bisa dibilang sebagai sentra kopi di Kayong Utara,” jelas Gusti ditemuai Senin (28/8) di Kayong Utara.

Selain menjelaskan kawasan potensi kopi yang sekarang di promosikan oleh Kojal, Gusti juga menyebutkan jika masing-masing daerah di Kayong Utara memiliki ciri khas masing-masing mengenai rasa dan aroma kopi.

“Rasa masing-masing Sungai Jambu ada aroma buahnya kaya jeruk dan semangka. Kalau Teluk Batang kopinya memiliki rasa yang lebih kuat. Kalau Podorukun, ada kaya jambu dan ada juga yang kayak melon. Ini yang akan kami angkat dengan cita rasa yang khas,” ujar Gusti.

Gusti mengungkapkan, Kojal juga pernah ikut pameran di luar provinsi seperti pameran di Jakarta. Gusti menyebutkan bahwa kopi Kayong Utara banyak diminati masyarakat luar, seperti saat pameran di Jakarta.

“Pengalaman waktu pameran di Prokades Expo yang di ikuti seluruh kabupaten provinsi. Kopi Kayong Utara hanya bawa sepuluh kilo gram dan habis tujuh setengah kilo dalam sehari di Tamrin City Jakarta. Disitu saya jual dalam bentuk minuman, bukan kopi bubuk, dan respon masyarakat juga bagus sekali, warga bilang kopi kita enak, ” ungkap Gusti.

Selanjutnya, Gusti juga akan mengolah kopi Kayong Utara dalam berbagai jenis, sehingga anak-anak dan kaum wanita juga dapat mengkonsumsinya. Karena menurutnya, saat ini kopi identik dengan minuman laki-laki.

“Saya sudah buat berbagai varian kopi dari Kayong Utara, jadi ini kopi dari kampung, namun akan disajikan dengan menu Coffee Shop, seperti Cappucino, Latte, Expresso dan segala macamnya,” jelas Gusti.

Dengan adanya berbagai varian kopi tersebut, Gusti berharap selanjutnya kopi Kayong Utara semakin diminati masyarakat luas.(hardi)

Leave a Reply

Your email address will not be published.