Diduga Penyebab Bau Tak Sedap, Saluran Depan KFC Diperiksa

Pengecekan Limbah KFC
Tim Dinas PRKPLH saat melakukan pemeriksaan saluran depan KFC Selasa (11/7).

KETAPANGNEWS.COM – Guna menindaklanjuti surat Dinas Kesehatan (Dinkes) Ketapang yang menginformasikan adanya bau tak sedap di drainase depan Dinkes dan KFC Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Sampit, Delta Pawan, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup langsung melakukan pemeriksaan ke lokasi tersebut, Selasa (11/7).

Pengecekan yang diikuti sekitar kurang lebih 10 orang tersebut dipimpin langsung oleh Kasi Pengendalian, Pemeliharaan dan Pencemaran, Arif Lukman yang didampingi Kasi Penyehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja Dinkes Ketapang, Nuhdi Alfarisy, ST MKes.

Arif Lukman mengatakan, pemeriksaan dilakukan lantaran adanya laporan dari masyarakat dan surat dari Dinkes tentang adanya bau tak sedap di drainase sekitar KFC dan Dinkes.

“Jadi kita cari sumberya dari mana. Sebab ada beberapa tempat yang berpotensi menimbulkan pencemaran limbah. Selain KFC, saluran lain juga diperiksa. Seperti warung bakso yang juga berada disekirar lokasi,” kata Arif Lukman, Selasa (11/7).

Menurut Arif, berdasarkan hasil pantauan pihaknya, untuk hasil peninjauan belum memiliki hasil lantaran masih diperiksa. Diakui dia, kalau bau pasti menimbulkan bau.

Selain itu, terkait sumber pasti penyebab munculnya bau juga belum bisa dipastikan sumbernya. Karena masih diperiksa dan belum diketahui lantaran menunggu hasil uji leb dengan masa kerja selama 14 hari.

“Jika sudah diketahui dari mana sumber pasti dan terdapat kesalahan, tentu ada teguran agar segera diperbaiki dan inplasi pengolahan limbahnya juga diperbaiki,” ujarnya.

Ditambahkannya, tempat usaha seharusnaya menurutnya ada penampungan limbah. Untuk hasil koordinasinya bersama salah satu staf KFC, bahwa mereka sudah memiliki IPAL.

Sementara Kasi Penyehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja, Nuhdi Alfarisy mengucapkan, terima kasih kepada Dinas PRKPLH yang telah turun kelapangan dalam rangka menindaklanjuti surat yang telah dikirim pihaknya.

“Harapan kita, dengan adanya peninjauan langsung dapat meminimalisir bau yang sudah sangat meresahkan tersebut,” ujar Nuhdi.

Diakui Nuhdi, terhadap pemeriksaan limbah, Dinkes tidak dilakukan pemeriksaan limbah. Karena pihaknya tidak membuang limbah melalui saluran. Untuk sementara yang diperiksa adalah KFC dan waring bakso yang berada disekitar lokasi.

“Untuk tempat usaha bakso tidak diperiksa karena pemiliknya tidak berada ditempat. Namun kemungkinan besar limbah tersebut berasal dari sebelah (KFC-red),” cetusnya.

Dia memastikan, Dinkes tidak membuang limbah domestik melalui saluran, sebab ditegaskannya, Dinkes memiliki penampungan limbah sendiri.

Terkait dampak dari limbah yang menimbulkan bau tak sedap, menurutnya secara estetika bau sangat mengganggu dan membuat rasa tidak nyaman kepada para pengendara yang melintas, terutama pegawai Dinkes. Dampak lain yakni juga bisa menimbulkan penyakit diare dan lain sebagainya.(absa).

2 Responses to "Diduga Penyebab Bau Tak Sedap, Saluran Depan KFC Diperiksa"

  1. FruityZap Master   15 July, 2017 at 1:50 am

    Kayakny sebelum kfc sm bakso disebelah bauny udah ada lama kan?
    Aneh jg… Padahal dinas kesehatan paling deket kok baru sekarang ditindaklanjuti… Yang lain ada komentar nd?
    Kira2 hasilny kapan keluarnya kak?
    Mohon info makasih….. Yoooo semangat….

    Reply
  2. Sity badriyah   18 August, 2017 at 6:08 pm

    UdH lama baru di amati..

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.