Legislator Ini Rela Tinggalkan Penghasilan Besar

Mengenal Lebih Dekat Junaidi SP Wakil Ketua DPRD Ketapang

junaiidi-oke
Wakil Ketua DPRD Ketapang Junaidi SP

Laporan Wartawan Ketapangnews.com, Andra

KETAPANGNEWS.COM – hal tidak biasa dilakukan Junaidi SP saat harus memutuskan terjun menjadi calon Legislatif dari Partai Golkar. Ia harus rela meninggalkan pekerjaan di perusahaan pertambangan dan perkebunan. Gajinya di salah satu perusahaan yang bergerak di sektor Pertambangan saat itu diterimanya setiap bulan mencapai Rp 30 juta perbulan.

Tentu ini nominal yang besar bagi kita.Tak sebanding penghasilan atau gaji yang diterimanya saat ini sebagai Wakil Ketua DPRD Ketapang . Lalu mengapa ia memutuskan terjun kedunia politik ?

Ternyata, Junaidi sudah sejak lama aktif di partai berlambang pohon beringin, bahkan  sudah sejak jaman ia masih kuliah dulu. Ia setia tidak pernah pindah ke partai politik lain. Karier Politiknya di partai Golkar dimulai dari menjadi pengurus hingga  menjabat Ketua Partai Golkar Kecamatan Benua Kayong.

Saat ini menjadi pengurus harian DPD Golkar Ketapang. Junaidi terpilih selama dua periode. Periode pertama 2009-2014 dan periode kedua 2014-2019 sebagai anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (DAPIL) enam Kecamatan Kendawangan, Matan Hilir Selatan dan Kecamatan Benua Kayong Ketapang.

Keputusanya terjun dan aktif di Partai Politik (Parpol) dalam rangka ikut berpartisipasi membangun Kabupaten Ketapang. Jika dihitung penghasilan, saat dulunya ia berkerja di Pertambangan dan Perkebunan, dengan saat ini menjadi anggota DPRD, tidaklah seimbang. Namun demikian bukan itu tujuan utamanya.

Sebagai putra kelahiran Ketapang, Junaidi Legislator Golkar ini, mau terlibat dalam hal pemerataan dan kemajuan pembangunan Ketapang ke arah yang baik lagi. Minimal dimulai dari dirinya sendiri dan dengan kewenanganya yang ada di lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ketapang.

Ia mempunyai Moto dalam politik “Satukan Pilihan, Tentukan Arah Pembangunan” dalam artian masyarakat harus bersatu, dengan bersatu inilah bisa mengarahkan pembangunan Ketapang kedepanya. Di kehidupan sehari-hari Junaidi mempunyai semboyan “Berbuat Baik itu Belum Tentu Benar. Tetapi Berbuat Benar juga Belum Tentu Berhasil Baik, yang Terpenting adalah Berbuat Benar Dengan Hasil yang Baik,” semboyan ini mempunyai makna luas.

Dinamika kehidupan ini dimatanya, harus terus mencari pengalaman baru. Kehidupan ini bukan hanya kita yang merencanakan. Inti dari rencana kita adalah keputusanya ada pada Allah. Kita hanya bisa berikhtiar dan terus berusaha.

Ia mencontohkan, termasuk jabatan Wakil Ketua DPRD yang saat ini diembanya. Dirinya, tidak melakukan upaya untuk melakukan intrik menjelekan teman di Parpol. Namun upaya lain harus dilakukan, seperti harus punya koneksi dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan menjalin komunikasi yang baik di Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Provinsi maupun DPP Golkar.

Ia hanya ingin berbuat dengan prestasi. Mungkin saja orang menilai dengan karakter kita atau latar belakang yang lain. Menurutnya itu yang paling penting.

Junaidi berpesan untuk generasi muda, jangan pernah berhenti untuk mengapai cita-cita. Profesi apa- pun, jika ditekuni pasti berhasil. Jika kuliah di jurusan apa-pun akan bermanfaat, tidak ada ilmu yang tidak bermanfaat. Minimal ilmu membuka wawasan kita.

“Takdir kita sudah ditentukan Allah, kita harus tetap ikhtiar, setelah kita berusaha dan kita dapatkan itulah yang terbaik bagi kita. Jangan sampai kita mengeluh dan putus asa jika tidak bisa mendapatkan apa yang di inginkan. Karena mungkin ada sesuatu yang  telah disiapkan Allah yang lebih baik lagi. Jadi itu berlaku pada posisi apapun, apakah itu Politik atau pekerjaaan lainya. Itulah Dinamika kehidupan. Karena kita hanya menjalani kehidupan ini, itu yang paling penting,” pesanya. (bersambung)   

Leave a Reply

Your email address will not be published.